Thea News
Travel // 2026 Yusham

Berburu ‘Tarian’ Lady Aurora di Islandia

Pernahkah terbesit dalam benak Anda untuk mengunjungi Islandia? Negeri yang terletak sekitar 300 kilometer di sebelah timur Greenland dan 1.000 kilometer dari Norwegia.

“The aurora borealis is a fickle phenomenon. A week can pass without a flicker... then bang! The Northern Lights come on like a celestial lava lamp.” –Nigel Tisdall, travel writer and photographer 

 

Tak hanya dikenal karena melahirkan musikus atau band kelas dunia, layaknya Björk, Ólaful Arnalds, Jóhann Jóhannsson sampai Sigur Rós dan Amiina, Islandia juga terkenal karena keindahan alamnya yang memiliki daya magis, bahkan mampu membius banyak orang, salah satunya fenomena alam yang sangat cantik: tarian lady aurora.

 

Aurora merupakan fenomena alam berupa pendaran cahaya yang tampak seperti menari-nari di langit malam. Fenomena ini kerap muncul di daerah kutub dan lintang tinggi. Aurora sendiri terbagi menjadi dua: di lingkar kutub utara disebut aurora borealis, sedang di lingkar kutub selatan disebut aurora australis.

 

Shutterstock

 

Menurut Fitri Nuraeni, Peneliti Pusat Sains Antariksa LAPAN dalam laman Edukasi Sains Antariksa mengatakan, aurora terjadi karena atmosfer Bumi berinteraksi dengan partikel bermuatan yang dipancarkan dari matahari. Pada saat aktivitas matahari meningkat, partikel bermuatan dari matahari dapat memasuki magnetosfer dan memengaruhi sistem arus di dalamnya. Maka terjadi badai geomagnet dan gangguan pada ionosfer, lantas partikel bermuatan yang memasuki atmosfer Bumi ini berinteraksi dengan partikel ionosfer, sehingga menghasilkan pendar cahaya yang berwarna seperti hijau, biru, ungu, dan merah, disebut aurora.

 

“Warna-warni aurora disebabkan oleh komposisi atmosfer atmosfer atas yang terdiri dari berbagai macam atom dan molekul seperti oksigen dan nitrogen. Warna aurora yang sering muncul adalah hijau karena partikel matahari pada umumnya bertumbukan dengan atmosfer atas pada ketinggian 90 hingga 130 km di mana terdapat konsentrasi oksigen yang tinggi, sehingga akan membangkitkan aurora dengan gradasi warna hijau,” paparnya.

 

Maka, siapa yang tidak terpukau melihat keelokan aurora? Menyaksikan langit malam yang dipenuhi cahaya dengan sejumlah warna, tentu menjadi impian banyak orang, terutama bagi mereka para pencinta alam. Namun, menyaksikan sang lady aurora hanya bisa di beberapa tempat saja, salah satunya Islandia.

 

Tak jarang, fenomena alam ini menjadi magnet bagi jutaan turis untuk berbondong-bondong berwisata menyaksikan keindahan warna dan gerakannya aurora yang sangat epik. Biasanya para wisatawan memburu Aurora Borelis di beberapa tempat seperti Islandia, Norwegia, Siberia, Kanada, Alaska di wilayah utara Bumi, serta di Antartika untuk melihat Aurora Australis di wilayah selatan.

 

Islandia atau Iceland sebagian besar dihuni orang Skandinavia, dan termasuk bagian dari bangsa Nordik. Bangsa yang tersohor karena tingkat kebahagiannya yang luar biasa. Negara ini juga merupakan salah satu negara yang sangat direkomendasikan untuk menyaksikan keindahan aurora. Umumnya, cuaca paling baik untuk menikmati aurora adalah bulan September hingga Maret. Musim dingin tersebut paling tepat untuk Anda menikmati peristiwa alam yang berupa pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer.

 

Hal yang mesti diingat, aurora muncul di setiap malam. Aurora bisa saksikan secara jelas apabila langit tampak cerah dan tidak tertutup awan di malam hari. Jangan khawatir jika Anda tertarik untuk memastikannya, Anda bisa mengecek melalui aplikasi seperti My Aurora Forecast atau Aurora Alert demi memperoleh momen yang tepat untuk berburu ‘tarian’ lady aurora.

 

Nyatanya, dalam beberapa tahun terakhir, Islandia cukup menarik perhatian para pelancon di belahan dunia. Dalam kurun waktu 2010 sampai 2016 saja, jumlah wisatawan yang mengunjungi negara ini mengalami lonjaka yang cukup pesat. Angkanya ditaksir sekitar 900 ribu pelancong yang berasal dari seluruh dunia.

 

Shutterstock

 

Bahkan, para wisatawan Indonesia sudah mulai mempertimbangkan Tanah Es ini sebagai tempat tujuan liburan. Berburu Aurora Borealis tentu menjadi agenda utama. Dari sekian banyak pelancong, sebut saja salah satunya pasutri selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina beruntung karena dapat menikmati keolakan Aurora Borealis di Islandia.

 

Ada beragam tempat yang dapat menampilkan fenomena alam ini secara maksimal. Pada musim dingin, Thringvellir Nation Park merupakan lokasi yang paling populer untuk berburu Aurora Borealis. Taman yang telah masuk dalam situs warisan dunia UNESCO pada 2004 ini memang menjadi kecintaan para pelancong. Salju yang menyelimuti kawasan tersebut mempercantik Aurora Borealis yang tampak di langit. Selain itu, taman nasional ini juga menawarkan pemandangan alam bebas yang lengkap, mulai dari geiser, danau hingga sejumlah air terjun cantik yang memanjakan mata para wisatawan.

 

Selain Taman Nasional Thringvellir, pelancong bisa menikmati northern light di kota kecil yang berlokasi sekitar 94 kilometer dari ibu kota Reykjavík bernama Hella. Uniknya, para pelancong bisa menikmati Aurora Borealis dari hotel tempat menginap. Hella juga berada dekat dengan pusat destinasi wisata menarik, seperti Gunung Hekla yang merupakan gunung berapi paing terkenal di Islandia dan Thórsmörk yang merupakan punggung bukit dan dinamai sesuai dengan tokoh Thor yang terkenal.

 

Tempat berikutnya yang juga menampilkan fenomena alam yaitu Borgames. Kota kecil yang berpenduduk sekitar 2.00 jiwa ini juga menjanjikan Aurora Borealis dari hotel Anda menginap. Sama seperti Hella, jika Anda ingin mengunjungi wisata menarik lainnya, di wilayah ini dekat dengan destinasi menarik, contohnya sungai Hvítá di mana terletak Gullfoss, air terjun bervolume terbesar di Eropa. Adapula hot spring di Deildartunguhver yang akan memberikan kehangatan di tengah salju.

 

Shutterstock

 

Selain tiga kawasan yang disebut tadi, para pelancongpun bisa menikmati fenomena alam ini di beberapa desa kecil seperti Höfn, Skógar, Vík,  Djúpavík, Látrabjarg, dan Siglufjordur.

 

Untuk berburu lady aurora atau mengunjungi destinasi wisata menarik di Islandia, umumnya para wisatawan akan menetap di Reykjavík. Maklum, kota ini menjadi pusat semua aktivitas, seperti penginapan, hiburan, sampai berbagai agen perjalanan yang akan membawa pelancong menjelajahi tempat wisata di Islandia.

 

Ada sedikit tips untuk menekan ongkos transportasi dan memudahkan Anda menikmati suasana kota. Pilihlah area Laugavegur menjadi semacam pusat kota Reykjavík. Sepanjang jalan ini dipenuhi tempat penginapan. Mulai dari apartemen, hotel, sampai hostel, tempat makan, kedai kopi, hingga berbagai macam toko.

 

Makna Nama dari Mitologi

Istilah "Aurora Borealis" dipopulerkan oleh Galileo Galilei pada tahun 1619. Namanya berasal dari dua bahasa: 

  • Aurora: Nama Dewi Fajar dalam mitologi Romawi.
  • Borealis: Berasal dari kata Yunani "Boreas" yang berarti angin utara

 

Bagimana, tertarik untuk berburu ‘tarian’ lady aurora di langit Islandia?

 

Related Intelligence

Next Entry

British Virgin Island: Pengasingan Mewah di Tengah Laut Karibia