Aturan Unik Minum Kopi ala Italia
Italia jadi negara yang punya budaya unik tentang ngopi. Bukan hanya sekadar sajian, sebab kopi merupakan warisan luhur yang selalu dijaga dan dilestarikan.
Kalau membahas tentang kopi, maka tidak akan jauh dari negara-negara di Benua Eropa. Memang, kopi pertama kali ditemukan di kawasan Afrika, tepatnya Ethiopia. Namun, kopi mulai merebak dan berkembang pesat di Eropa, khususnya di negara-negara, seperti Italia, Perancis, Spanyol, dan lain-lain. Di masa lalu, kopi menjadi salah satu minuman yang dikonsumsi ketika orang-orang tengah berdikusi. Kopi yang diminum pun biasanya espresso atau kopi hitam pahit. Budaya inipun terus dipegang oleh masyarakat Eropa, khususnya Italia. Hingga kini, mereka punya ragam kopi klasik sert aturan yang unik dalam menghidangkan atau meminumnya. Beberapa di antaranya sudah diadopsi oleh banyak negara, Walaupun ada yang tidak bisa diterapkan karena memang budaya itu tidak sesuai dengan lingkungan baru.
Nah, di bawah ini ada sejumlah aturan minum kopi ala Italia perlu kamu ketahui agar tidak salah!

Menyeduh Kopi Menggunakan Moka Pot
Di antara banyak alat seduh kopi manual, ada sebuah alat yang disebut dengan moka pot. Moka pot berbentuk seperti teko kecil dengan tiga bagian ruang, yaitu bawah, penyaring, dan atas. Alat ini bisa dibilang piranti kuno yang digunakan oleh maasyarakat Italia ketika ingin membuat kopi. Lumrahnya, moka pot dibuat dari alumunium. Hampir di setiap rumah di negara tersebut pasti memiliki moka pot untuk melaksanakan ritual minum kopi pagi. Menggunakan moka pot, orang tidak memerlukan espresso maker untuk mendapatkan secangkir kopi hitam hangat. Orang tinggal memasukkan kopi dengan ukuran fine ke bagian penyaring, lalu air di ruang bawah. Lalu panasi sampai nanti air mendidih dan kopi terekstraksi, nantinya bisa muncul di bagian ruang atas dari moka pot. Hasil moka pot juga tetap cantik, terdapat krema tipis di bagian atasnya, dan teksturnya lebih kental. Saat ini, sejumlah slow bar masih menggunakan moka pot untuk menciptakan latte secara manual.
Tentang Crema Penanda Kualitas Kopi
Jika kamu membuat espresso, kamu pasti akan menemukan busa-busa berwarna putih atau kuning keemasan yang berada di permukaan kopi. Busa-busa ini disebut sebagai crema, dihasilkan daari gelembung udara dan minyak yang larut setelah kopi terekstraksi. Di dunia kopi, crema merupakan penanda bahwa suatu kopi punya kualitas baik. Espresso tanpa crema menandakan bahwa sebuah kopi punya kualitas yang kurang baik. Sebaliknya, jika crema terbentuk sempurna, menandakan bahwa kopi yang diekstrak dalam kondisi baik, segar, gilingan yang pas, serta teknik menyeduh tepat. Jadi, crema bukan sesuatu yang tidak penting, wujudnya yang sederhana mampu menunjukan kualitas dari sebuah kopi yang menjadi espresso. Tentu semakin tebal crema, semakin cantik warnanya, maka semakin baik kopi itu.

Aturan Tak Tertulis Tentang Cappuccino
Kita tahu, bahwa cappuccino merupakan salah satu minuman kebanggaan Italia. Minuman ini adalah kombinasi antara espresso, susu, serta foam. Semuanya seimbang, yaitu sepertiga bagian untuk masing-masing komponen. Meskipun mirip, cappuccino berbeda dengan latte, sebab latte menggunakan rasio susu lebih banyak dan foam yang tipis, sedangkan cappuccino setara. Keunikan dari sajian khas tersebut akhirnya mudah sekali masuk ke berbagai negara. Namun, cappuccino pun mengalami perubahan, entah modifikasi-modifikasi tertentu yang membuatnya sedikit berbeda, seperti menambahkan pemanis bahkan es batu. Cappuccino seharusnya disajikan secara utuh dari tiga komponen utamanya dan dalam kondisi hangat. Selain itu, ada peraturan tak tertulis yang dianut oleh sebagian besar warga Italia terkait waktu minum cappuccino. Minuman ini senyatanya tidak bisa dikonsumsi pada sore hari, kurang lebih setelah pukul dua atau tiga sore. Cappuccino sering dihidangkan sebagai menu sarapan. Hal ini disebabkan, orang Italia percaya bahwa minum cappuccino bersama atau setelah makan berat akan merusak pencernaan. Jadi, cappuccino memang lebih cocok dikonsumsi pada pagi hari bersama sarapan ringan, misalnya roti manis. Membeli cappuccino pada sore hari di Italia artinya membuka kedok bahwa kamu memang seorang turis. Walaupun, kini ada warga lokal yang kerap datang ke kedai kopi untuk membeli cappucino di sore hari.
Aturan Minum Espresso
Espresso merupakan kopi yang dibuat dengan teknik tekanan tinggi. Kopi akan melewati ekstrasi cepat dengan suhu tinggi, hingga menghasilkan cairan hitam pekat dengan rasa yang pahit, masam, nutty, atau earthy. Bentuk gilingan biji kopi yang digunakan yaitu fine grind atau kondisi paling halus. Bagi orang Italia, espresso sendiri menjadi ritual wajib. Hampir setiap hari, rumah-rumah akan membuat espresso mereka sendiri, entah menggunakan espresso maker yang sudah modern atau moka pot sebagai peralatan legenda. Espresso bisa dikonsumsi ketika pagi hari, saat kondisi perut kosong, atau ketika menyantap sarapan. Namun, ada pula yang memilih espresso dikonsumsi ketika makan siang. Espresso dipercaya dapat melancarkan proses pencernaan tanpa ada gangguan berarti. Pengucapan ukuran espresso diwakili kata shot. Setiap satu shot espresso berkisar antara 30-45 mili liter, tergantung dari berapa banyak kopi yang nanti dihasilkan. Lalu, espresso akan berkambang menjadi ristretto (bentuk espresso yang lebih kuat dengans sedikit air, jadi lebih sedikit takarannya) serta doppio (bentuk dari double shot espresso). Di sisi lain, espresso dapat dijadikan sebagai base membuat ragam minuman lain. Pertama, espresso bisa dimanfaatkan untuk membuat cappuccino, dengan takaran seimbang antara susu dan foam. Kedua, espresso juga digunakan dalam pembuatan latte atau flat white, tapi komposisinya susu lebih dominan. Ketiga, dalam pembuatan macchiato, espresso sangat berperan penting dengan rasio foam yang sedikit lebih banyak. Keempat, espresso pun menjadi base untuk membuat cafe americano dan long black. Pada masa-masa tertentu, espresso kerap dimodifikas tambahan pemanis serta es, seperti caffe shakerato, maupun alkohol, seperti caffe corretto.

Cara Pesan Kopi di Italia
Kalau di Indonesia, kebanyakan orang akan memesan kopi terlebih dulu ke kasir, kemudian duduk, dan kopi diantar atau diambil sendiri ke counter pengambilan. Hal seperti itu justru sangat jarang dilakukan oleh masyarakat Italia. Mereka tidak terbiasa berlama-lama di tempat minum kopi. Ada cara khusus nan sederhana yang sering dilakukan. Orang Italia asli datang langsung ke kasir sesuai antrean untuk memesan minuman apa yang akan dinikmati. Setelah membayar, kasir dapat memberikan struk pada pembeli. Kemudian, pembeli diarahkan menuju ke barista. Struk yang tadi dimiliki, serahkan langsung ke barista. Pembeli tinggal menunggu kopi datang. Sembari menunggu, orang Italia tidak akan duduk, mereka tetap berdiri, mungkin bercengkerama dengan sesama pembeli. Waktu ini menjadi momen sosialisasi hangat yang biasa dilakukan sebelum beraktivitas. Jika kopi sudah datang, pembeli harus segera meminumnya. Bukan terburu-buru, tapi mereka terbiasa tidak berlama-lama ketika minum kopi, sebab setelahnya masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Lagipula, duduk dan singgah di kafe sambil ngopi bisa membuat biaya semakin mahal. Jadi, orang Italia memang minum kopi dengan berdiri.
Kopi jadi warisan luhur yang dijaga selalu oleh masyarakat setiap negara, contohnya Italia. Orang-orang di negara tersebut memiliki aturan serta keunikan sendiri dalam menikmati secangkir kopi. Walaupun beberapa terlihat aneh atau kurang relevan, nyatanya kebudayaan itu masih dianut dan dilestarikan. Jadi, tidak perlu heran jika ada perbedaan cara ngopi antara orang lokal dan luar negeri.
Featured image: pexels.com/Mohammed Abdelghaffar