Thea News
Ada di Sekitarmu // 2026 Lea

Kenalan dengan 5 Kuliner Pinggi Jalan yang Terbuat dari Aci!

Lima jajanan popular yang bisa kamu temukan dan nikmati di pinggir jalan dengan harga terjangkau tapi rasa tetap nikmat!

 

Siapa, sih, yang tidak tahu tentang aci?

 

Aci merupakan bahasa Sunda dari tepung pati atau tepung tapioka. Di daerah lain, tepung ini juga disebut sebagai kanji. Beberapa orang masih bingung terkait apakah aci, pati, dan kanji berbeda? Jawabannya tidak, sebab mereka terbuat dari bahan dasar yang sama. Hanya penyebutannya di setiap daerah memang berbeda. 

 

Tepung aci atau tapioka ini berasal dari proses ekstraksi singkong, sehingga secara alami mengandung banyak karbohidrat. Warnanya putih halus, teksturnya sedikit kesat, tapi akan jadi kental, kenyal, dan lengket ketika dicampur dengan air pana atau disebut viskoelastisitas. Karakter tepung aci ini bisa dimanfaatkan dalam berbagai bidang, salah satunya adalah kuliner. 

 

Beragam makanan menggunakan tepung aci sebagai bahan dasarnya. Entah direbus, digoreng, bahkan dikukus, hidangan yang terbuat dari tepung aci akan memiliki tekstur kenyal yang nikmat. Sejumlah menu bahkan sering ditemukan di pinggir jalan dan jadi alternatif jajanan murah yang lezat. 

 

Mau tahu kuliner dari aci yang bisa kamu cobain?

Let's check to the list!
 

Cilok

 

Source: Pinterest/Dongeng Anak Nusantara

 

Jajanan pertama, paling sering ditemukan, dan bisa menjamur di mana saja. Apa lagi kalau bukan cilok atau akronim dari aci dicolok. Mengapa dinamakan demikian, karena makanan ini memang berbentuk bulat, kenyal, dan cara makannya ditusuk menggunakan lidi. Ukurannya bervariasi, dari yang kecil sampai besar. Cilok original biasanya hanya polosan saja, punya rasa gurih-asin. Namun, sekarang kamu bisa juga cari cilok yang diisi berbagai bahan lain, seperti telur, sosis, hingga daging. 
 

Cilok adalah makanan sederhana yang sebenarnya mudah sekali dibuat. Bahan utamanya tentu saja tepung aci, dengan sediki campuran tepung terigu. Perbandingannya bisa menyesuaikan, jika ingin kenyal dan empuk, maka tepung aci bisa lebih besar. Bumbunya tidak ribet, hanya bawang putih, garam, dan penyedap rasa. Tinggal campur semua bahan, beri air sedikit demi sediki, lalu uleni sampai kalis. Adonan yang sudah kalis, bisa direbus ke dalam air yang sudah mendidih. Jangan lupa tuangkan minyak pada saat merebus cilok agar tidak lengket satu sama lain. 
 

Setelah direbus, cilok bisa langsung dikonsumsi atau disimpan. Kalau di tempat jual cilok pinggir jalan, biasanya cilok akan dikukus atau dipanaskan menggunakan panci agar tetap hangat dan kenyal. Cilok bisa disajikan dengan saus kacang, saus sambal, kecap, dan sebagainya. Beberapa pedagang juga sering menyediakan menu cilor, atau aci telor, dimana cilok dibaluri kocokan telur, lalu digoreng. Atau kamu lebih suka berkuah? Cilokpun nikmat disajikan bersama kuah kaldu sederhana, kok. 

 

Cireng

 

Source: resepmamiku.com/norita_foods

 

Jajanan berikutnya yaitu cireng. Jajanan ini bahkan sering kali viral karena orang-orang mulai kreatif membuat variasi lain menggunakan cireng. Mulai dari cireng isi sampai cireng kuah keju yang creamy, seolah setiap masa ada cirengnya. Ide-ide barupun terus bermunculan seiring berjalannya waktu. 

 

Di pasaran, cireng terbagi jadi beragam bentuk. Mungkin kamu menemukan cireng dengan bentuk setengah lingkaran, bulat sempurna, atau yang bentuknya tidak teratur. Dari segi tekstur hampir tidak berbeda, tapi isiannya bisa jadi tidak sama. Jadi, jangan takut untuk bertanya, ya, kalau mau jajan cireng. 

 

Pembuatan cireng juga tidak kalah mudahnya. Namun, sebelum membuat adonan secara utuh, kamu bisa buat adonan biangnya dulu dengan memasak tepung aci dan air sampai bentuknya menggumpal. Adonan biang ini nanti baru dicampur aci lagi dan bumbu yang lain. Atau bisa juga mengikuti langkah pembuatan cilok dengan perbandingan aci yang lebih dominan. Nah, point terberat dari membuat cireng adalah saat menggoreng, karena bisa jadi meledak jika tidak tepat mengatur suhu minyaknya. 

 

Cimol

 

Source: Pinterest/Nina

 

Makanan selanjutnya pasti juga familiar, yaitu cimol atau aci digemol. Cimol berbentuk bulat, seperti cilok, hanya saja proses pembuatannya melalui penggorengan dulu. Hampir sama seperti cireng, menggoreng cimol juga tricky karena bisa meledak.

 

Ciri khas dari cimol yang tidak dimiliki makanan aci lain adalah tengahnya yang kopong. Teksturnya renyah di luar dan kenyal di dalam. Padahal, proses membuatnya tidak jauh berbeda dari cilok, lho. Namun, hasil akhirnya jelas berbeda. 

 

Kalau kamu pengin coba bikin cimol, kamu perlu mempersapkan beberapa bahan saja, seperti tepung aci, terigu, bawang putih, garam, lada, dan air. Langkahnya, cukup campur aci dan terigu, lalu tuangkan rebusan air bawang putih. Berikan bumbu-bumbu, lalu uleni sampai kalis. Buat cimol jadi bulatan-bulatan kecil (bahasa Sunda: digemol). Tips untuk menggoreng cimol adalah masukkan cimolnya sebelum api dinyalakan, jadi posisi minyak masih dingin. Baru nyalakan kompor dan pastikan api kecil. Selalu bolak-balik cimol agar matangnya merata. 

 

Cibay

 

Source: unsplash.com/Zulkifli Suro

 

Namanya lucu, cibay atau singkatan dari aci ngambay. Dalam bahasa Sunda, ngambay artinya adalah mulur atau meleleh. Nama itu sangat pas disematkan pada jajanan yang satu ini karena memang kenyak dan harus ditarik kalau ingin membelahnya. 

 

Melihat dari proses pembuatan dan bentuknya, cibay bisa masuk dalam kategori fusion antara cireng dan lumpia. Sebab, adonan cibay hampir sama dengan cireng, tapi dibungkus menggunaka kulit lumpia dan diberi isian, seperti sosis, daging, bakso, dan lain-lain. Jadi, teksturnya renyah di luar, mulur di dalam. 

 

Pembuatannya dimulai dari mengolah adonan biang, yaitu aci dan bumbu-bumbu yang dimasak di atas kompor bersama air. Masak sampai menggumpal seperti membuat adonan biang pada cireng. Setelah matang bisa tiriskan. Ambil kulit lumpia, masukkan adonan cibay serta isiannya, kemudian lipat. Cibay bisa digoreng menggunakan api kecil agar tidak cepat gosong. 
 

Batagor

 

Source: Pinterest/Astri Nurhidayati

 

Kamu tahu tidak, kalau batagor adalah akronim dari baso tahu goreng? Salah satu kuliner terkenal dari Bandung ini ternyata salah satu bahannya adalah tepung aci, lho. Makanya, batagor punya tekstur yang chewy

 

Selain menambahkan tekstur, aci pada batagor juga bisa dimanfaatkan sebagai pengikat dari bahan utama. Lumrahnya, batagor dibuat menggunakan ikan, ayam, udang, atau sebagainya, yang dihaluskan. Setelah dicampurkan berbagai bumbu, kemudian aci ditambahkan, dan diaduk sampai tercampur rata, layaknya buat bakso pada umumny. Baru nanti adonan dimasukkan ke dalam kulit lumpia, tahu, atau langsung digoreng saja. 

 

Batagor bisa kamu temui di pinggir jalan, penjual keliling, sampai ke restoran atau kafe. Batagor disajikan bersama irisan timun, saus kacang, saus sambal, juga kecap. Untuk memberikan rasa masam, beberapa orang memilih menambahkan perasan jeruk limau, agar rasanya lebih kompleks. 

 

Beberapa makanan di atas jadi olahan aci favorit yang bisa kamu temui dengan mudah di pinggir jalan. Selain rasanya enak, harganyapun terjangkau. Walaupun begitu, kamu harus bisa membatasi konsumsi aci, ya. Hal ini dikarenakan aci terbuat dari pati yang kaya karbohidrat, tapi rendah akan nutrisi lain. Itu artinya, aci memberikan sumber energi yang perlu diimbangi gizi lain. Jadi, usahakan ketika makan aci, kamu juga menyediakan lauk yang penuh protein, serat, vitamin, dan mineral, supaya asupan yang kamu terima tetap seimbang. 

Share Intelligence

Related Intelligence

Next Entry

Benarkah Otak Kanan dan Otak Kiri Harus Seimbang? Mengenal Mitos dan Faktanya

Next Entry

Menghijaukan Ruang Sempit: 3 Tanaman Hias Terbaik yang Estetik dan Hemat Tempat untuk Rumah Minimalis

Next Entry

Meraih Puncak Pahala di Bulan Mulia: Panduan Lengkap Keutamaan dan Amalan Terbaik 10 Hari Pertama Dzulhijjah