LifeStyle // 2026
Amy Latifaah
Kenali ‘Wildflowering’ Trend Kencan Yang Organik
Mengenal trend Wildflowering dalam sebuah hubungan serta kelebihan dan kekurangannya untuk mendapatkan hubungan yang di inginkan.
Menetapkan sebuah hubungan memang membutuhkan waktu yang cukup panjang, mulai dari kenalan, kemudian bertemu dan ngedate, saling suka, hingga menetapkan sebuah hubungan. Tahukah Anda sekarang ada trend kencan yang benar-benar organik, tidak terburu-buru hanya mengikuti arus dan membebaskan Anda untuk mengeksplorasi hubungan romantis dan emosional secara terbuka tanpa tekanan sama sekali, trend kencan itu disebut ‘Wildflowering’ yang memiliki arti bunga liar. Representasi hubungan tersebut selaras dengan bunga liar yang tumbuh di alam, tidak ditanam di dalam taman yang ditata rapi dan disiram setiap hari kemudian diberi pupuk, bunga liar tumbuh dengan sendirinya secara organik hanya disiram dengan hujan dan tambahan cahaya matahari, namun tetap tumbuh dan menjadi bunga yang Indah. Bagaimana Anda tertarik untuk mencoba wild flowering untuk hubungan Anda bersama pasangan? Sebelum memutuskan, yuk kenali lebih dalam wild flowering kencan berikut ini!
Kekurangan dan Kelebihan dari ‘Wildflowering’ Kencan dalam Sebuah Hubungan

Wild flowering date ini tumbuh dari bosannya kencan modern yang sering ditemukan oleh dating apps, dimana setiap interaksi memiliki sebuah strategi atau tujuan untuk mencapai sesuatu. Dari sini wild flowering dianggap lebih unggul oleh para gen Z dan milenial karena memiliki keunggulan yang nyata dibanding kencan modern. Salah satu kelebihan dari kencan wild flowering adalah mampu mengurangi tekanan emosional pada sebuah hubungan. Proses pengenalan diri satu dengan lainnya akan terasa lebih ringan karena tidak mengacu pada pertanyaan seperti modern dating, yang memberikan pertanyaan besar seperti “bagaimana tipe idealmu”. Selain itu hubungan yang dijalani akan terasa lebih santai karena tidak ada tekanan dari pertanyaan tersebut. Anda juga bisa mengenal diri sendiri lebih jauh dan lebih dalam. Saat menuju komitmen dengan cara yang perlahan dan tidak terburu-buru Anda bisa membaca apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh diri sendiri. Batasan apa saja yang penting untuk Anda dan hal apa saja yang membuat Anda tidak nyaman dalam menjalankan hubungan.
Risiko yang Perlu Diwaspadai dari wild flowering relationship adalah komunikasi yang tidak jelas dan tidak pada tujuan yang sama. Hal tersebut bisa terasa menggantung dan membuat Anda merasa capek sendiri. Dilansir dari Psychology Today melalui artikel What Wildflowering Means for Dating mengingatkan bahwa gaya seperti ini bisa jadi menjadi hubungan yang kurang sehat jika salah satu pihak sebenarnya butuh kepastian, sementara pihak yang lain nyaman terus di zona abu-abu.
Karena itu, wild flowering paling benar jika dijalani dengan adanya obrolan yang jujur. Santai boleh, tetapi arah hubungan tetap perlu dibahas agar tidak berubah jadi situasi yang tidak jelas ujungnya. Tren ini memang mendorong spontanitas, tapi tetap datang dari kesadaran untuk berkencan dengan cara yang terasa bebas, bukan menggantung. Jadi Anda dan calon pasangan harus tetap memiliki tujuan yang sama bukan hanya sekedar mengalir tanpa arah dan tujuan dalam sebuah hubungan.
Tips Menjalani Hubungan ‘Wildflowering’ Dengan Baik
