Thea News
Ada di Sekitarmu // 2026 Lea

Ketahui 5 Rempah-rempah Unik dengan Harga Fantastis

Rempah-rempah jadi satu bahan dasar yang berguna untuk berbagai hal. Rempah-rempah nampak sederhana, tapi ternyata ada yang dibanderol dengan harga fantastis.

Rempah-rempah bisa tumbuh di hampir seluruh negara di dunia. Rempah-rempah merupakan bagian yang penting dalam berbagai sektor kehidupan, seperti kesehatan serta kuliner. Dalam sebuah hidangan, rempah-rempah dimanfaatkan untuk memberikan kompleksitas rasa juga aromatik yang kian membuat masakan semakin menggiurkan. Setiap tempat punya rempah-rempah yang menjadi ciri khas tersendiri. Karakter itu melekat, menjelma jadi identitas yang tidak terpisahkan. Seolah, ketika mendengar nama rempah-rempah itu, maka satu tempat yang akan diingat. Rempah-rempah juga merupakan komoditi ekspor yang menjanjikan. Zaman dulu, orang-orang berlayar jauh hanya untuk menemukan rempah-rempah yang tidak bisa tumbuh di tanah tempat tinggalnya, contohnya di Indonesia, dimana dulu banyak bangsa Barat yang tiba untuk mencarinya. Oleh karena itu, tidak perlu heran kalau harga rempah-rempah memang beragam, dari yang terjangkau sampai mahal luar biasa. Tentunya ada kriteria tersendiri yang membuatnya jadi begitu beragam. Sekarang pun, ketika teknologi telah maju, masih ada rempah-rempah yang dibanderol dengan harga tinggi. 

 

Beberapa diantaranya ada di bawah ini. 

 

Saffron

 

Source: pexels.com/Victoria Bowers

 

Rempah-rempah yang dipatok jadi paling mahal di dunia ialah saffron. Rempah-rempah ini berasal dari putik bunga kering bernama Crocus sativus atau bunga saffron. Saffron punya warna merah yang tipis, bentuknya seperti rumput kering. Aromanya wangi, sangat khas dan berkarakter. Saffron tidak berasal dari pohon atau semak-semak, tetapi tumbuh pada bagian yang diebut corm. Asalnya dari Asia Barat Daya dan bisa tumbuh pada situasi iklim semi-kering, dipenuhi sinar matahari dan drainase yang mumpuni. Selain berfungsi untuk bumbu masakan, orang zaman dulu menggunakan rempah-rempah tersebut sebagai bahan dasar parfum serta pewarna alami. Faktor yang membuat saffron mahal diantaranya adalah proses panen yang rumit. Tumbuhan saffron hanya bisa dipanen secara manual, di pagi hari sebelum matahari terbit. Satu bunga hanya menghasilkan 3 benang halus, sangat terbatas. Selain itu, tumbuhan saffron punya masa tumbuh yang pendek, sekitar pertengahan musim gugur saja, antarara Oktober sampai awal November. Setalah terkumpul, benang-benang saffron harus diolah dengan lembut, dikeringkan secara alami, tapi panas harus tetap terkontrol. Melihat bagaimana saffron diperlakukan, jangan heran kalau harganya mencapai 150 ribu untuk satu garamnya. 

 

Mahlab/Mahaleb

 

Source: pexels.com/Gisela Degante

 

Kamu pernah mendengar nama mahalab atau mahleb? Rempah-rempah ini jadi salah satu yang dinyatakan paling mahal di dunia. Rempah-rempah unik ini berasal dari wilayah Mediterania, Timur Tengah, sebagian Eropa selatan, serta Afrika Utara. Mahlab diambil dari tumbuhan Prunus mahaleb atau ceri St. Lucie. Komponen yang diambil yaitu bagian inti bijinya. Permintaan untuk mahlab cukup marak di kalangan masyarakat dunia. Rempah-rempah ini punya keistimewaan pada rasa, perpaduan antara buah ceri dan almond yang menjadi satu. Sedangkan aromanya memiliki hint bunga mawar. Mahlab kerap kali dipakai ketika membuat roti tradisional di Yunani untuk memberikan citarasa serta wangi yang lebih menggoda. Mahlab bisa menjadi salah satu rempah termahal karena proses dari awal sampai akhirnya begitu panjang. Untuk membuka biji cerinya saja memerlukan waktu yang tidak sedikit karena sangat keras, bahkan menyerupai batu. Setelah bagian inti biji diambil harus dikeringkan terlebih dahulu sebelum digiling atau dijual dalam kondisi utuh. Kemudian, karakte yang unik menjadi daya tarik utama rempah-rempah ini diminati. Satu kilo mahlab bisa dibanderol 1,3 juta untuk satu kilonya. 

 

Vanilla

 

Source: pexels.com/Qwirki & Co,

 

Rempah-rempah yang beraroma wangi, lembut, dan manis, vanilla hadir meramaikan jagad kuliner dunia. Bahan ini kerap kali muncul dalam hidangan roti, kue, pastry, kopi, es krim, dan sebagainya. Rempah-rempah ini tumbuh subur di kawasan iklim tropis, seperti Meksiko, Madagaskar, dan Indonesia. Vanilla berasal dari polong tanaman vanilla, wujudnya seperti anggrek. Dari tanaman vanilla, bijinyalah yang akan diambil dan diproduksi menjadi rempah-rempah vanilla. Di pasaran vanilla bisa dilihat dalam berbagai bentuk, seperti vanilla beans, vanilla ecxtract, vanilla essencce, vanilla paste and syrup, juga vanilla essential oil. Vanilla kemasan mungkin ada yang dijual dengan harga murah. Namun, faktanya, vanilla jadi salah satu harta karun dunia. Alasannya, vanilla tidak bisa berkembang biak sendiri. Pertumbuhan vanilla dilakukan secara manual oleh manusia. Setelah panenpun, polongnya harus direndam dan keringkan selama berbulan-bulan. Proses fermentasi ini begitu menyita banyak waktu, tapi menghasilkan hasil akhir yang begitu wangi. Harga rempah-rempah ini bisa mencapai jutaan untuk satu kilonya. 

 

Kapulaga

 

Source: pexels.com/NS.Angga SR

 

Rempah yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Kapulaga, jadi elemen penting dalam setiap hidangan lezat di Tanah Air. Bentuknya bulat, seperti kacang dan teksturnya kering. Rempah ini punya aroma khas yang kuat serta citarasa unik. Banyak masakan tradisional Indonesia menggunakan kapulaga sebagai bumbu utamanya. Dulu, kapulaga juga jadi rempah-rempah yang diincar oleh bangsa Barat karena khasiatnya yang dapat menghangatkan tubuh. Di sisi lain, kapulaga mengandu antioksidan dan anti-inflamasi, sehingga mencegah terjadinya peradangan serta infeksi. Kapulaga juga bagus untuk kesehatan jantung dan paru-paru Sejak dulu, harga kapulaga memang cukup mahal, terutama di luar negeri. Sedangkan di Indonesia, kapulaga yang masih mudah ditemukan dapat ditebus dengan terjangkau, hanya berkisar seartus ribuan sampai lima ratus ribu per kilonya. Kapulaga jadi sesuatu yang mahal karena cara panennya yang harus teliti. Biji kapulaga harus diambil satu persatu secara manual, sehingga membutuhkan tenaga dan waktu yang lama. Layak, kalau harganya bisa dipatok mahal. 

 

Serbuk Sari Adas/Fennel Pollen 

 

Source: pexels.com/Kader D. Kahraman

 

Rempah-rempah termahal selanjutnya diisi oleh serbuk sari adas. Sesuai namanya, rempah ini beradal dari bunga tanaman adas yang dikumpulkan. Bunga adas berukuran kecil dan berwarna kuning. Bunga ini bisa tumbuh di kawasan Mediterania dengan suhu yang relatif kering. Serbuk sari adas punya julukan unik, yaitu rempah malaikat atau debu peri kuliner. Penyebutan ini didasarkan karena rasanya yang begitu unik, ada rasa khas manis pedas. Selain itu, aromanya macam citrus, ada sensasi jeruk yang menyegarkan. Dulu rempah-rempah ini sangat populer di Amerika Serikat, tepatnya di California, setelah dikenalkan oleh imigran Italia. Serbuk sari adat sangat cocok dicampurkan dengan daging babi, ayam, pasta, sup, salad dressing, granola, hingga sayuran. Rasanya pun balance ketika dikombinasikan dengan garam dan merica. Rempah ini termasuk punya karakter kuat, sehingga penggunaanya cukup sedikit saja. Walaupun begitu, serbuk sari adas punya harga jual tinggi. Alasannya, tanaman adas yang satu ini tidak bisa dibudidayakan. Jadi, untuk mendapatkan serbuk sari adas perlu terjun ke alam liar dan memanennya secara manual. Bunga adas sendiri tidak mampu memproduksi banyak serbu sari, ditambah waktu panennya yang begitu singkat. 

 

Rempah-rempah sebagai komponen krusial dalam kehidupan memang selalu dibutuhkan dimana saja, untuk memasak, bahan kosmetik, kesehatan, dan sebagainya. Harga mahal yang dipatok untuk varisi rempah-rempah tentu sudah dipertimbangkan secara matang. Mulai dari cara budidaya yang sulit, metode panen, atau permintaan pasar yang sangat tinggi.

 

Featured image: pexels.com/Joel Camelot

Share Intelligence

Related Intelligence

Next Entry

Deep Talk Bersama Orang Terdekat: Bukan Sekadar Curhat, Ini Cara Membangun Hubungan yang Lebih Bermakna

Next Entry

6 Menu Angkringan, Mainstream Tapi Candu

Next Entry

Budaya Empati: Kebiasaan Sederhana yang Mampu Menciptakan Lingkungan Positif dan Kehidupan yang Lebih Harmonis