Kiat Sederhana untuk Menuju Kebiasaan Bangun Pagi Setiap Hari
Bangun pagi akan memberikan dampak baik setiap harinya, tapi bagaimana kalau sulit melakukannya? Beberapa upaya di bawah ini mungkin bisa bantu menuju gaya hidup sehat bangun pagi.
Bangun pagi adaah sebuah rutinitas baik yang pasti ingin dilakukan oleh semua orang. Pagi menjadi momen yang pas untuk bersantai, menggerakkan tubuh sebelum mulai aktivitas yang lebih barat, hingga mempersiapkan kebutuhan lebih awal agar lebih siap berkegiatan. Di sisi lain, bangun pagi juga mampu membawa perasaan jadi lebih baik. Seseorang jadi punya banyak waktu untuk bersiap-siap, sehingga tidak akan tergesa-gesa. Jadi, dapat disimpulkan kalau bangun pagi dapat bermanfaat bagi fisik serta mental. Sayangnya, tidak semua bisa bangun pagi. Kegiatan yang nampaknya sepele ini justru menjadi tantangan terberat dari sebagian orang. Padahal mereka sudah memasang banyak alarm, tapi tidak membantu ketika saatnya bangun tiba. Sekali dua kali masih masuk akal, mungkin saat itu tubuh benar-benar lelah. Namun, jika hampir setiap hari seperti itu, maka habit itu harus diubah. Jangan sampai bangun siang menjadi gaya hdup yang melekat. Beberapa usaha dapar diterapkan agar tubuh terbiasa bangun pagi.
Ayo, coba bangun pagi dengan tips sederhana di bawah ini!
Perbaiki Waktu Tidur
Langkah utama untuk mengubah kebiasaan bangun siang tentu saja dengan mengatur waktu tidur. Akan terdengar masuk akal jika seseorang ingin bangun pagi dengan kondisi optimal, maka mereka harus tidur lebih awal, meskipun ada yang bisa bangun pagi ketika tidur larut, tapi kondisi tubuh pasti tidak fit. Oleh karena itu penting mengubah jam tidur pada malam harinya. Namun, ada hal yang perlu diwaspadai, sebab tubuh pasti akan terkejut bila perubahan dilakukan secara drastis. Kamu tidak dianjurkan langsung mengubah waktu tidur secara keseluruhan, tapi lakukan bertahap sampai terbiasa. Misalnya dengan memulai 10-15 menit lebih cepat daripada biasanya. Jadi, kalau kamu bisa tidur pukul 11 malam, maka kamu bisa mulai bersiap tidur pada pukul 10 lebih 45 menit. Lalu, kalau kamu bisanya bangun pukul 7 pagi, maka cobalah buat alarm 15 menit lebih awal. Jika cara itu berhasil, maka kamu bisa mengubahnya lagi sesuai kemampuan.
Memenuhi Waktu Istirahat
Benar adanya manusia memerlukan waktu cukup untuk beristirahat dalam rangka memulihkan diri setelah seharian berkegiatan. Setiap individu pun punya waktu tidur yang berbeda-beda, salah satu faktor pembedanya adalah usia. Semakin dewasa maka jam tidur biasanya akan berkurang, misalnya saat bayi butuh waktu sampai 17 jam, lalu anak-anak sekitar 11 jam, dan dewasa ada di angka 6-8 jam sehari. Kebutuhan istirahat ini harus dipenuhi pada malam hari, tidak bisa diganti di siang hari. Banyak orang tidur larut dan bangun pagi, ketika siang datang memilih balas dendam dengan tidur selama berjam-jam. Padahal, hal tersebut kurang baik dilakukan. Memang, tidur siang disarankan sebab tujuannya mengembalikan tenaga dan fokus bekerja, tetapi batas waktunya hanya berkisar 15-30 menit saja. Lebih dari itu, efeknya justru jauh lebih parah. Sikus tidur larut itu dapat terulang kembali. Alasan kamu bisa bangun siang bukan lain tubuh yang masih membutuhkan istirahat. Jadi, upayakan selalu penuhi tidur di malam hari. Upayakan tidur lebih awal agar siklus berubah. Contohnya, kamu ingin bangun pukul 5 pagi, maka usahakan untuk tidur paling lambat pukul 10 atau 11 malam.

Buat Nyaman Kamar
Selain menejemen waktu, ternyata mengorganisir kamar juga mempengaruhi kualitas tidur, lho. Ruangan yang nyaman sangat mendukung proses tidur nyenyak. Kamu bisa mulai menata ranjang atau tempat dimana biasa tidur, mulai dari sprei, kasur, bantal, guling dan pernak-pernik lainnya. Pastikan sarung bantal dan guling selalu diganti agar tidak bau dan membuat tidur kurang nyaman. Lalu, atur pencahayaan ruangan, apakah kamu lebih suka terang, redup, atau gelap. Jika kamar punya AC, maka pastikan suhu sudah sesuai, sekiranya tidak akan membuatmu gerah atau kedinginan. Sebelum naik ke ranjang untuk tidur, biasakan juga mencuci wajah, tangan, kaki, serta gosok gigi. Agar tidur lebih berkualitas, hentikan aktivitas bermain gadget 2 jam sebelum waktunya. Kamu bisa mengganti kegiatan lain yang tidak memerlukan gadget, seperti membaca atau menulis jurnal singkat tentang kegiatan seharian. Terkahir, jangan lupa set alarm sesuai target bangun dan letakan di tempat yang agak jauh. Gadget juga kalau bisa jangan diletakkan di dekat ranjang.
Kurangi Kafein
Apakah kamu salah satu yang suka minum kopi atau teh? Perlu diingat kembali, bahwa keduanya merupakan bahan makanan yang mengandung kafein. Zat ini termasuk kategori stimulan yang membuat jantung berdegup lebih cepat, sehingga tubuh tidak mudah lelah dan terus bekerja. Tingkat waspada juga meningkat. Oleh sebab itu, tidak heran kalau kopi dan teh adalah minuman pilihan orang-orang yang ingin tetap terjaga di tengah aktivitasnya. Namun, sebaiknya opsi ini dihilangkan saja atau paling tidak dikurangi. Toleransi kafein memang berbeda-beda, ada yang sudah minum bergelas-gelas tapi efeknya biasa, ada juga yang baru minum sedikit bisa begadang sampai subuh. Mengonsumsi kopi atau teh pada siang hari berpotensi membuat kamu terjaga di malam hari dan menghambat usaha bangun pagi. Sebagai gantinya, kamu bisa memperbanyak minum air mineral, optimalkan jam tidur pada malam hari, serta ambil jatah istirahat siang.

Berjemur di Bawah Sinar Matahari
Sinar matahri menjadi salah satu sumber pendukung pembentuk vitamin D dimana nutrisi ini mampu mempengaruhi mood seseorang. Nah, sesaat setelah kamu bangun tidur, segera buka jendela kamar atau keluar dari ruangan untuk mendapatkan sinar matahari pagi. Cahaya yang tidak terlalu panas ini dapat menghangatkan tubuh sekaligus membantu menjaga kesehatan tulang. Kamu bisa melakukannya sembari peregangan, melakukan olahraga ringan, misalnya jogging, jalan sehat di sekeliling tempat tinggal, atau melakukan gerakan tubuh dinamis di tempat. Olahraga juga termasuk salah satu yang membantu kamu buat tidur lebih nyenyak, lho. Namun, olahraga ini bisakamu lakukan saat sore atau malam. Matahari pagi dapat membuat harimu lebih bersemangat. Namun, jika musim sedang penghujan dan mendung bergelantung di langit, kamu bisa memanfaat lampu sebagai penerang, lalu melakukan aktivitas fisik ringan di dalam ruangan.
Nah, lima hal di atas bisa menjadi upaya baru untuk membentuk gaya hidup lebih baik. Bangun pagi menjadi sesuatu yang sederhana tapi ternyata memang sulit dilakukan belum diniatkan dari hati. Bahkan niat saja belum tentu membuat seseorang beranjak di pagi hari. Diperlukan usaha nyata dalam membangun habit sehat setiap harinya. Bangun pagi tidak hanya memberikan manfaat bersiap lebih awal, tapi secara tidak langsung mengajak individu memenuhi kebutuhan dasar tubuhnya, seperti istirahat yang cukup. Di samping itu, bangun pagi dapat mendukung membentuk perasaan yang lebih baik. Tentu, mood yang happy akan membawamu dan lingkungan jadi positif juga. Pekerjaan jadi mudah diselesaikan dan istirahat dapat diambil tepat waktu.
Featured image: pexels.com/Ron Lach