Thea News
Health // 2026 Amy Latifaah

Mengenal Anorexia Ancaman Kesehatan Standar Tubuh Kurus

Mengenal lebih jauh anorexia eating disorders yang membuat industri Hollywood sering abai terhadap kesehatan tubuh yang dimiliki.

Kesehatan mental dan fisik adalah dua hal yang sangat penting untuk dijaga keseimbangannya. Sayangnya, masih banyak orang yang mengabaikan salah satu gangguan kesehatan mental yang sangat berbahaya, yaitu gangguan makan atau eating disorder. Dilansir dari buku karya Santoso & Putri, mereka menemukan dar berbagai jenis gangguan makan yang ada, Anorexia Nervosa merupakan salah satu yang paling mematikan dan memiliki risiko kematian yang tinggi jika tidak segera ditangani. Banyak orang mengira bahwa anoreksia hanyalah tren diet biasa atau keinginan seseorang untuk menurunkan berat badan demi penampilan semata. Padahal, anggapan tersebut keliru besar. Anoreksia adalah gangguan psikologis yang membuat seseorang terobsesi secara berlebihan untuk memiliki tubuh sekurus mungkin, disertai rasa takut yang luar biasa jika berat badan mereka bertambah. Di era modern ini, tekanan dari media sosial dan budaya populer terutama apa yang kita lihat di dunia hiburan seperti Hollywood ikut memperparah kondisi ini. Standar kecantikan yang tidak realistis sering kali menjerumuskan banyak orang, termasuk para artis terkenal, ke dalam lingkaran hitam anoreksia.

 

Apa Sebenarnya Anorexia Nervosa Itu?

Pinterest/Health

Secara sederhana, anoreksia nervosa adalah kondisi ketika seseorang menolak untuk makan dengan benar karena merasa dirinya masih gemuk, meskipun kenyataannya berat badan mereka sudah berada di bawah batas normal yang sehat. Berdasarkan panduan medis dunia, kondisi ini ditandai oleh tiga hal utama. Pertama, penderita membatasi asupan makanan dan kalori secara ekstrem. Kedua, mereka memiliki ketakutan yang sangat besar terhadap kenaikan berat badan. Ketiga, mereka mengalami distorsi cara pandang terhadap tubuh sendiri; saat bercermin, mereka tetap melihat diri mereka gemuk meskipun tubuh mereka sudah sangat kurus kering. Dampak fisik dari gangguan ini sangat mengerikan bagi tubuh. Karena kekurangan gizi dalam jangka panjang, organ-organ vital di dalam tubuh akan mengalami kerusakan. Penderita juga rentan mengalami keropos tulang, gangguan hormon, kerusakan jantung, hingga kematian akibat tubuh benar-benar kehabisan tenaga dan nutrisi.

Berbagai penelitian di bidang kesehatan dan psikologi telah mencoba mengupas penyebab serta faktor risiko dari anoreksia nervosa. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental (Universitas Airlangga, 2017) menemukan adanya hubungan erat antara cara seseorang memandang tubuhnya sendiri (body image) dengan kecenderungan terkena anoreksia. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa semakin rendah rasa percaya diri seseorang terhadap bentuk tubuhnya dan semakin besar kecemasannya akan berat badan, maka semakin tinggi pula resiko orang tersebut mengalami anoreksia. Selain itu, studi lain dari Jurnal Ilmiah STIKES Kendal (2022) menegaskan bahwa lingkungan sosial memiliki pengaruh yang sangat besar. Tekanan dari lingkungan pertemanan, komentar negatif orang lain, serta tuntutan untuk memenuhi standar fisik tertentu seringkali memicu seseorang untuk melakukan diet yang tidak sehat dan berbahaya.

 

Kisah Nyata Para Artis Hollywood di Balik Standar Sempurna

Pinterest/Arianaa

Mari kita melihat kilas balik yang merupakan kisah nyara para Artis Hollywood yang pernah mengalami Anorexia eating disorders. Dunia hiburan Hollywood sering kali terlihat sangat sempurna dan penuh kemilau. Namun, di balik lampu sorot panggung dan layar bioskop, industri ini menuntut standar penampilan yang sangat kejam. Para aktris, penyanyi, dan model kerap menjadi korban utama dari obsesi masyarakat terhadap tubuh yang kurus.

1. Perjuangan Taylor Swift Melawan Komentar Negatif

Penyanyi pop terkenal Taylor Swift pernah menceritakan pengalaman pribadinya berjuang melawan gangguan makan dalam film dokumenternya yang berjudul Miss Americana. Ia mengaku bahwa komentar-komentar pedas di internet serta foto-foto dirinya di masa lalu sering kali menjadi pemicu yang membuatnya berhenti makan. Ia merasa harus menurunkan berat badan secara ekstrem agar terhindar dari kritik pedas publik mengenai bentuk tubuhnya. Kisah Swift menunjukkan betapa kejamnya pengaruh media sosial dan komentar warganet terhadap kesehatan mental seseorang.

2. Portia de Rossi dan Bahaya Dunia Modeling

Aktris Portia de Rossi juga pernah mengalami masa-masa kritis akibat anoreksia dan bulimia. Dalam buku memoarnya, ia menceritakan bagaimana dirinya mulai melakukan diet ketat sejak masih remaja demi bisa berkarier di dunia modeling yang menuntut bentuk tubuh super kurus. Kebiasaan buruk menahan lapar dan penggunaan obat pencahar secara berlebihan membuat kesehatannya hancur total dan hampir merenggut nyawanya sebelum akhirnya ia mendapatkan pertolongan.

3. Mary-Kate Olsen dan Tekanan Sejak Kecil

Aktris dan perancang busana Mary-Kate Olsen sempat harus menjalani perawatan rehabilitasi karena anoreksia nervosa saat usianya baru menginjak 18 tahun. Tumbuh besar di bawah sorotan kamera sejak usia sangat dini membuat hidupnya dipenuhi tekanan psikologis yang berat terkait bentuk tubuhnya, hingga akhirnya ia kehilangan kendali atas pola makannya sendiri.

4. Tragedi Tragis Karen Carpenter

Salah satu kasus paling menyedihkan dalam sejarah musik dunia dialami oleh Karen Carpenter, vokalis duo legendaris The Carpenters. Pada era 1970-an, ketika informasi medis mengenai gangguan makan masih sangat minim, Karen berjuang seorang diri melawan anoreksia nervosa. Kondisi tubuhnya yang terus memburuk akibat kekurangan gizi kronis akhirnya menyebabkan gagal jantung, yang merenggut nyawanya di usia yang masih sangat muda, yaitu 32 tahun.

Mengapa Artis Hollywood Begitu Rentan?

Dari sudut pandang psikologi, ada alasan kuat mengapa para pesohor sangat rentan terkena anoreksia. Dalam kehidupan seorang artis, hampir seluruh privasi mereka diatur oleh manajemen, media, dan para penggemar. Makanan seringkali menjadi satu-satunya hal di dunia yang mereka rasa "bisa mereka kontrol sepenuhnya". Selain itu, tuntutan industri hiburan untuk selalu tampil sempurna tanpa cela memicu kecemasan tingkat tinggi, yang berujung pada rusaknya pola pikir mereka terhadap makanan dan tubuh sendiri. Baru-baru ini beberapa Artis Hollywood juga terlihat berbeda dari sosok yang sebelumnya, seperti Ariana Grande yang jauh lebih kurus dari tubuhnya yang dahulu. Kemudian ada juga Jenna Ortega yang tampil pangling dan terlihat kurus dari tampilannya. Hingga Anya Taylor yang baru baru ini terlihat pada suatu event terlihat sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Hal tersebut terus membuat para penggemar bertanya tanya apakah trend kurus ini sudah terlalu jauh? Karena mereka tidak lagi terlihat seperti orang yang sehat bugar seperti sebelumnya.

Anorexia nervosa bukanlah masalah sepele, melainkan gangguan kesehatan mental yang sangat berbahaya dan mematikan. Kasus-kasus yang dialami oleh artis-artis terkenal seperti Taylor Swift, Portia de Rossi, hingga mendiang Karen Carpenter membuktikan bahwa ketenaran, kecantikan, dan kekayaan tidak bisa melindungi seseorang dari tekanan psikologis dan rasa tidak aman terhadap tubuh mereka sendiri. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran, memberikan dukungan tanpa menghakimi, serta memahami bahwa kecantikan sejati tidak diukur dari seberapa kurus tubuh seseorang. Sudah saatnya kita mengubah cara pandang masyarakat luas agar lebih menghargai kesehatan mental dan fisik secara menyeluruh, bukan sekadar mengikuti standar fisik yang tidak masuk akal.

Share Intelligence

Related Intelligence

Next Entry

Navigasi Perubahan Fase Kehidupan Setelah Melewati Usia 30 Tahun

Next Entry

Latar Tanpa Sosok Ayah: Menelisik Dampak Fenomena Fatherless terhadap Perkembangan Anak

Next Entry

Pentingnya Persiapan Latihan yang Matang Sebelum Menaklukkan Marathon