Thea News
Ada di Sekitarmu // 2026 Arbia Zahira

Mengenal Comfort Food, Makanan yang Memberikan Rasa Nyaman di Saat Tertentu

Mengenal comfort food, yaitu makanan yang memberikan rasa nyaman. Ketahui ciri-cirinya, contoh, manfaat, hingga cara menikmati comfort food secara bijak.

Pernahkah Anda merasa ingin menyantap semangkuk mie rebus saat hujan turun, menikmati semangkuk soto ketika sedang kurang enak badan, atau mencari semangkuk bubur hangat ketika tubuh terasa lelah? Meski rasa lapar mungkin tidak terlalu besar, makanan tersebut tetap terasa sangat memuaskan. Fenomena inilah yang sering disebut sebagai comfort food atau makanan yang memberikan rasa nyaman. Bagi sebagian orang, comfort food adalah masakan rumahan yang sering dimakan sejak kecil. Bagi yang lain, comfort food bisa berupa makanan cepat saji, camilan manis, bahkan secangkir minuman hangat. Artinya, comfort food tidak selalu sama untuk setiap orang karena sangat dipengaruhi oleh pengalaman, kebiasaan, budaya, dan kenangan pribadi. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan comfort food? Apakah makanan seperti seblak kuah dan mi rebus termasuk di dalamnya? Apakah comfort food selalu sehat, harus berkuah, atau tidak boleh pedas? Berikut penjelasannya.

 

Apa Itu Comfort Food?

 

Comfort food adalah makanan yang memberikan rasa nyaman secara emosional maupun fisik ketika dikonsumsi. Rasa nyaman tersebut bukan hanya berasal dari cita rasanya, tetapi juga dari kenangan, kebiasaan, atau suasana yang melekat pada makanan tersebut. Misalnya, seseorang yang sejak kecil sering dibuatkan sup ayam oleh orang tuanya saat sakit mungkin akan menganggap sup ayam sebagai comfort food. Ketika dewasa, aroma dan rasa sup tersebut dapat membangkitkan perasaan aman, tenang, dan nostalgia. Di sisi lain, ada pula orang yang merasa lebih nyaman menikmati nasi goreng buatan kaki lima langganan, mi rebus favorit, roti bakar, atau bahkan secangkir kopi hangat. Semua itu bisa menjadi comfort food meskipun berbeda satu sama lain. Karena sifatnya sangat personal, tidak ada daftar pasti mengenai makanan apa saja yang termasuk comfort food. Makanan yang terasa biasa saja bagi seseorang bisa menjadi makanan paling menenangkan bagi orang lain.

 

Mengapa Disebut Makanan yang Memberikan Rasa Nyaman?

 

Comfort food disebut sebagai makanan yang memberikan rasa nyaman karena sering kali dikaitkan dengan pengalaman dan kenangan yang menyenangkan. Misalnya, seseorang mungkin merasa lebih tenang saat menikmati masakan rumahan yang sering dibuat oleh orang tua, atau semangkuk makanan hangat yang biasa disantap ketika cuaca sedang hujan. Rasa nyaman tersebut tidak hanya berasal dari cita rasanya, tetapi juga dari suasana, kebiasaan, dan pengalaman yang melekat pada makanan tersebut. Itulah sebabnya banyak orang memilih comfort food ketika sedang merasa lelah setelah beraktivitas, ingin bersantai di rumah, atau sekadar ingin menikmati makanan favorit. Ada juga yang mencarinya saat merasa sedih, stres, atau rindu suasana rumah. Namun, comfort food tidak selalu dikonsumsi karena suasana hati sedang buruk. Banyak orang tetap menikmatinya dalam momen-momen biasa, seperti saat berkumpul bersama keluarga, menghabiskan waktu di akhir pekan, atau ketika ingin memanjakan diri dengan makanan kesukaan.

 

Apakah Comfort Food Harus Berkuah?

 

https://blog.tokowahab.com/

 

Jawabannya tentu tidak. Memang banyak comfort food yang disajikan hangat dan berkuah karena memberikan sensasi menghangatkan tubuh. Saat cuaca dingin, makanan berkuah juga terasa lebih menenangkan sehingga sering dikaitkan dengan comfort food. Beberapa contohnya adalah sup ayam, soto ayam, bakso kuah, mi rebus, bubur ayam, sayur bening, hingga ramen. Namun, comfort food tidak selalu berbentuk makanan berkuah. Banyak makanan kering yang juga menjadi comfort food bagi sebagian orang, seperti nasi goreng, ayam goreng, roti bakar, kentang goreng, martabak, pisang goreng, atau bahkan cokelat. Yang membuatnya menjadi comfort food bukanlah tekstur atau bentuk penyajiannya, melainkan rasa nyaman yang muncul ketika makanan tersebut disantap.

 

Apakah Comfort Food Harus Tidak Pedas?

 

Tidak juga. Ada anggapan bahwa comfort food identik dengan makanan berkuah yang rasanya lembut. Padahal, hal tersebut tidak selalu benar. Bagi sebagian orang Indonesia yang terbiasa mengonsumsi makanan pedas, rasa pedas justru memberikan kepuasan tersendiri. Tidak sedikit yang merasa suasana hati menjadi lebih baik setelah menikmati makanan pedas favoritnya. Karena itu, makanan seperti seblak kuah, mie pedas, bakso mercon, atau mie ayam dengan sambal melimpah juga dapat menjadi comfort food apabila memang itulah makanan yang membuat seseorang merasa nyaman. Meski demikian, jika sedang mengalami gangguan lambung atau kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsumsi makanan pedas tetap disesuaikan dengan kemampuan tubuh agar tidak menimbulkan keluhan.

 

Apakah Comfort Food Harus Selalu Sehat?

 

Jawabannya adalah tidak. Comfort food tidak ditentukan oleh kandungan gizinya, melainkan oleh rasa nyaman yang diberikan saat disantap. Itulah sebabnya makanan seperti seblak kuah, mi rebus, es krim, cokelat, kentang goreng, burger, donat, hingga ayam goreng cepat saji bisa menjadi comfort food bagi banyak orang. Seblak kuah sering dipilih karena disajikan hangat dengan kuah gurih dan bumbu yang kaya rasa, sementara mi rebus menjadi favorit karena praktis, mengenyangkan, dan nikmat disantap saat cuaca dingin atau ketika ingin menikmati makanan sederhana. Namun, bukan berarti semua comfort food merupakan makanan sehat. Seblak maupun mie instan, misalnya, tetap bisa menjadi comfort food meskipun kandungan gizinya belum tentu seimbang jika dikonsumsi tanpa tambahan bahan lain. Sebaliknya, comfort food juga bisa berupa makanan yang lebih bergizi seperti sup ayam, bubur ayam, oatmeal hangat, ikan panggang, atau nasi hangat dengan lauk dan sayuran rumahan. Dengan kata lain, comfort food lebih menggambarkan hubungan emosional seseorang dengan makanan, sedangkan makanan sehat lebih berkaitan dengan kandungan nutrisi yang dimilikinya.

 

Cara Membuat Comfort Food Menjadi Lebih Bergizi

 

Kabar baiknya, banyak comfort food yang sebenarnya bisa dibuat lebih seimbang tanpa menghilangkan kenikmatannya. Salah satu contoh paling sederhana adalah mie instan rebus. Daripada hanya memasak mie dan bumbunya, Anda dapat menambahkan beberapa bahan bergizi yang mudah ditemukan di rumah. Misalnya satu butir telur, beberapa lembar sawi hijau atau pakcoy, irisan wortel tipis, daun bawang, serta potongan tahu atau dada ayam yang sudah direbus. Tambahan bahan tersebut dapat meningkatkan kandungan protein, vitamin, mineral, dan serat sehingga semangkuk mie menjadi lebih mengenyangkan sekaligus lebih bernutrisi. Jika ingin mengurangi asupan natrium, Anda juga dapat menggunakan sebagian bumbu saja, kemudian menambahkan bawang putih, merica, atau sedikit kaldu rumahan agar rasa tetap gurih. Cara sederhana seperti ini membuat comfort food tetap terasa nikmat tanpa harus mengorbankan nilai gizinya.

 

Resep Sederhana Mie Rebus Comfort Food yang Lebih Bergizi

 

https://radarmadura.jawapos.com/

 

Jika ingin menikmati comfort food yang praktis tetapi sedikit lebih sehat, Anda hanya perlu menyiapkan satu bungkus mie instan rebus, satu butir telur, segenggam sawi hijau atau pakcoy, beberapa irisan wortel tipis, dua hingga tiga potong tahu putih atau sekitar 50 gram dada ayam rebus, daun bawang secukupnya, serta air sesuai petunjuk pada kemasan mie.

 

Cara membuat:

 

Didihkan air, lalu masukkan wortel terlebih dahulu selama sekitar dua menit. Setelah itu, tambahkan sawi hijau dan tahu atau ayam rebus. Masukkan mie instan, kemudian pecahkan telur langsung ke dalam kuah atau rebus terpisah sesuai selera. Setelah matang, tambahkan bumbu mie. Bila ingin mengurangi asupan garam, gunakan sekitar setengah hingga tiga perempat bagian bumbu. Terakhir, taburkan irisan daun bawang dan sajikan selagi hangat. Hasilnya tetap memiliki cita rasa yang gurih dan mengenyangkan, tetapi kandungan proteinnya lebih tinggi serta dilengkapi sayuran yang memberikan tambahan serat dan vitamin.

 

Menikmati Comfort Food Tetap Harus Bijaksana

 

Photo: Indonesia Kaya

 

Comfort food memang dapat menjadi teman di saat tubuh lelah atau suasana hati sedang kurang baik. Namun, penting diingat bahwa makanan bukanlah satu-satunya cara untuk mengatasi stres atau emosi. Apabila setiap kali merasa sedih seseorang selalu mencari makanan tinggi gula atau tinggi lemak dalam jumlah berlebihan, lama-kelamaan kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan maupun berbagai masalah kesehatan. Karena itu, comfort food sebaiknya dinikmati secukupnya sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Tidak ada salahnya sesekali menikmati mie instan, ayam goreng, seblak, atau es krim favorit. Yang perlu diperhatikan adalah frekuensi dan porsinya. Di hari-hari lain, usahakan tetap mengonsumsi makanan yang beragam, seperti sayuran, buah-buahan, sumber protein, biji-bijian, serta cukup minum air putih. Dengan begitu, kebutuhan gizi tubuh tetap terpenuhi tanpa harus menghilangkan kesenangan menikmati makanan favorit. Pada akhirnya, comfort food bukan sekadar soal makanan hangat, makanan berkuah, atau makanan sehat. Comfort food adalah makanan yang mampu memberikan rasa nyaman karena berkaitan dengan pengalaman, kenangan, dan selera masing-masing orang. Itulah sebabnya setiap orang bisa memiliki comfort food yang berbeda-beda. Baik itu semangkuk sup ayam, bubur hangat, seblak kuah, nasi goreng, maupun mie rebus sederhana, semuanya dapat menjadi comfort food apabila menghadirkan rasa tenang dan membuat hati terasa lebih nyaman. Selama dinikmati secara bijak dan tetap diimbangi pola makan yang sehat, comfort food dapat menjadi bagian yang menyenangkan dalam kehidupan sehari-hari.

Share Intelligence

Related Intelligence

Next Entry

Kenali 4 Faktor Penyebab Perundungan di Masyarakat

Next Entry

Nostalgia Angin Segar: Alasan Main Layangan Ramai Dimainkan Lagi

Next Entry

Integrasi yang Matang untuk Cegah Perundungan di Sekolah