Hot News // 2026
Amy Latifaah
Menyambut Tahun Baru Islam, Berikut Rekomendasi Amalan dan Sejarah Singkatnya
Merayakan dan menyambut Tahun Baru Islam dengan melaksanakan beberapa amal sholeh dan juga kilas balik sejarah Tahun Baru Islam, berikut selengkapnya.
Momen pergantian tahun selalu ditunggu-tunggu oleh banyak orang, begitu pula dengan Tahun Baru Islam yang selalu disambut juga diperingati setiap tahunnya pada 1 Muharram. Umat muslim memiliki kalender yang bernama Kalender Hijriah, berdasarkan Kalender Hijriah Kementerian Agama RI tanggal 1 Muharram 1448 H jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026. Dengan demikian pergantian tahun dimulai sejak Senin, 15 Juni 2026 saat Maghrib. Memasuki bulan Muharram, Anda bisa menguatkan dan melaksanakan amalan untuk memperbanyak pahala. Pasalnya bulan Muharram ini merupakan bulan yang mulia dan tentunya memiliki banyak keutamaan bagi yang menghidupkannya. Lalu amalan apa saja yang bisa Anda lakukan untuk menghidupkan bulan Muharram ini? Yuk langsung simak rekomendasi Amalan yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan keutamaan di bulan Muharram ini dan tentunya sejarah singkat Tahun Baru Islam ini.
Amalan-amalan Yang Bisa Anda Lakukan di Bulan Muharram
Menyambut tahun baru berarti meninggalkan tahun sebelumnya dengan penuh renungan, agar di tahun selanjutnya Anda bisa meng-upgrade diri menjadi lebih baik. Saat dimulainya Tahun Baru Islam, Anda bisa melaksanakan amalan sunnah untuk memulainya salah satunya adalah membaca doa akhir tahun dan awal tahun. Membaca doa tersebut bertujuan untuk menutup tahun yang lalu dengan memohon ampunan, serta membuka tahun yang baru dengan harapan perlindungan dan keberkahan. Untuk doa akhir tahun sebaiknya dibaca sebelum waktu Maghrib pada akhir bulan Dzulhijjah kemudian untuk doa awal tahun sebaiknya dibaca setelah waktu Maghrib pada awal Muharram. Berikut kedua doa tersebut:

Arab Latin: Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana abduka, wa ana 'ala ahdika wa wa'dika ma istata'tu, a'udzu bika min sharri ma sona'tu, abu'u laka bini'matika 'alayya, wa abu'u bidzanbi faghfir li fa innahu la yaghfirudh-dzunuba illa anta.
Artinya:"Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang pada janji-Mu sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau."

Arab Latin: Allahumma aj'al fi qalbi nuran wa fi lisani nuran wa fi sam'i nuuran wa fi bashari nuuran wa min fauqi nuran wa min tahti nuuron wa min amami nuran wa min khalfi nuuran wa aj'al li nuran.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah di hatiku cahaya, di lisanku cahaya, di pendengaranku cahaya, di penglihatanku cahaya, di atasku cahaya, di bawahku cahaya, di depanku cahaya, di belakangku cahaya, dan berikanlah aku cahaya."
Selain membaca doa Anda juga bisa mengamalkan Dzikir, Membaca Al-Qur’an Bersedekah, Berpuasa, dan mengamalkan amal shaleh lainnya. Dalam berdzikir dan membaca Al-Qur’an saat mengamalkannya Anda tidak hanya mendapatkan pahala berlipat-lipat namun kegiatan ini berfungsi sebagai sarana muhasabah diri dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Agar di tahun baru ini Anda dan keluarga selalu diberikan keberkahan yang melimpah. Kemudian saat memasuki bulan Muharram, salah satu amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah berpuasa. Beberapa puasa sunah yang dapat dikerjakan, sebagai berikut:
Puasa Tasu’a & Asyura: Puasa sunah ini dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Keutamaan puasa ini dapat menghapus dosa setahun yang lalu.
Puasa Ayyamul Bidh: Puasa sunah pertengahan bulan yang dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.
Kemudian selain berpuasa, membaca Al-Qur’an dan juga berdzikir, Anda bisa bersedekah di bulan Muharram ini. Mengamalkan sedekah memang tidak terikat waktu bisa kapan saja dan dimana saja, namun jika Amda melakukannya pada 1 Muharram sedekah Anda akan dicatat sebagai amalan yang sangat mulia. Memulai tahun dengan berbagi merupakan wujud syukur atas nikmat yang telah diberikan dan dipercaya melapangkan rezeki sepanjang tahun. Sedekah sendiri berfungsi untuk menyucikan harta dan menolak bala. Selain itu, Anda juga bisa berbagi atau sedekah pada Hari Asyura (10 Muharram) pahalanya diibaratkan seperti sedekah selama setahun penuh. Rasulullah SAW bersabda saat bersedekah terutama kepada anak yatim, usaplah kepalanya dan santunilah anak yatim tersebut. Pasalnya setiap helai rambut yang diusap karena Allah Swt akan mendatangkan kebaikan dan mengangkat derajat. Saat mengusap kepala anak yatim, Anda juga disunnahkan untuk membaca doa: Jabarallahu yatmaka wa ja'alaka kholfan min abika (Semoga Allah menutupi kesedihanmu dan menjadikan dirimu sebagai pengganti yang baik dari ayahmu). Amalan ini merupakan simbol kasih sayang dan kepedulian yang dapat mendatangkan keberkahan dan melembutkan hati.
Sejarah Singkat Tahun Baru Islam