5 Dessert Indonesia dengan Rating Tertinggi Versi Taste Atlas
Dessert Indonesia mendapatkan apresiasi yang besar di laman Taste Atlas. Lima di antaranya mendapatkan rating tertinggi. Cek selengkapnya dalam tulisan ini.
Pernah dengar website Taste Atlas?
Website ini menjadi salah satu laman global yang jadi panduan banyak orang dalam mencari rekomendasi kuliner dari seluruh dunia. Taste Atlas merupakan ensiklopedia yang mengunggah lebih dari 10.000 hidangan tradisional, mencakup bahan lokal dan tempat makan otentik dari berbagai negara. Taste Atlas juga merekam resep, menampung ulasan dari kritikus makanan serta menampilkannya dalam berbagai rating. Platfom ini dianggap sangat interaktif, edukatif, dan informatif. Setiap tahunnya, Taste Atlas selalu mempebaharui list hidangan terbaiknya melalui halaman resmi www.tasteatlas.com. Indonesia pun adalah salah satu negara yang selalu jadi langganan mendapatkan rating tinggi di sini. Di tahun 2026, Indonesia berada pada peringkat 10 sebagai negara dengan makanan terbaik di dunia versi web tersebut. Dalam penentuan ranking itu ada beberapa hal yang dipertimbangkan, salah satunya ragam hidangan, seperti dessert. Indonesia ternyata punya macam-macam makanan manis yang disukai oleh dunia, terbukti ratingnya cukup tinggi di sini. Lima di antaranya pasti pernah kamu jumpai di pinggir jalan.
Cari tahu di bawah dessert terbaik dari Indonesia versi Taste Atlas.
Pisang Goreng

Siapa, sih, yang tidak kenal dengan pisang goreng? Makanan berbahan dasar pisang yang digoreng dengan adonan manis tepung terigu. Rasanya kombinasi, antara manis serta gurih yang begitu menggoyang lidah. Masyarakat Indonesia sering menjadikan pisang goreng sebagai teman ngopi atau ngeteh setiap hari. Seolah kombinasinya begitu cocok dan pas di lidah. Kuliner sederhana ini mendapatkan rating 4.4 dari total 5. Dalam web Taste Atlas, dijelaskan bahwa pisang goreng menjadi snack umum yang dijual di pinggir jalan, menggunakan pisang yang dibelah menjadi beberapa bagian, dan memiliki nama lain di setiap daerah, seperti godoh biu di Bali dan gedhang goreng di Jawa. Variasi pisang goreng pun sebenarnya bermacam-macam di setiap daerah. Misalnya di kawasan Yogyakarta dan Jawa Tengah, pisang goreng cukup disajikan saja setelah digoreng. Namun, ada yang memodifikasinya dengan menambahkan taburan kayu manis bubuk, sehingga aromanya lebih wangi dan rasanya semakin kompleks. Ada juga yang ditambahkan madu, jadi rasanya manis legit. Di Makassar ada sanggara pepe, hidangan pisang goreng yang diproses dua kali dan dipipihkan, lalu dinikmati bersama sambal terasi. Jadi, pisang goreng di Indonesia sangat beragam, istimewa dengan citarasanya sendiri-sendiri.
Klepon

Dessert khas Tanah Air yang dapat rating tinggi di Taste Atlas selanjutnya adalah klepon. Makanan ini pun sangat familiar bagi berbagai kalangan. Rasanya khas, berbentuk bulat, berwarna hijau, dengan taburan parutan kelapa yang membuatnya beda dari yang lain. Klepon, salah satu makanan manis yang mulai tenar di tahun 1950-an. Benar adanya, jika kuliner ini termasuk fusion karena terinspirasi dari budaya Tionghoa, tapi sudah disesuaikan lidah lokal. Di beberapa daerah di Indonesia, klepon sering disebut onde-onde. Penyebutan ini sering mendapatkan perdebatan, karena di Jawa diketahui bahwa onde-onde berwarna cokelat berselimutkan biji wijen, bukan kelapa parut. Namun, perpedaan tersebut tidak membuat pertikaian yang berarti. Klepon dibuat dari tepung ketan putih dan tepung beras, sehingga teksturnya kenyal. Warna hijaunya didapatkan dari daun pandan atau pasta pandan. Bagian dalamnya terdapat gula merah yang sata direbus, nantinya bisa meleleh, kombinasi sempurna yang ketika dikunyah, gula merahnya akan meledak di dalam mulut. Citarasanya gurih di luar dan manis di dalam. Di halaman Taste Atlas, klepon mendapatkan rating 4.3 dari 5.
Kue Putu

Dessert berikutnya yang mendapatkan rating tinggi versi Taste Atlas adalah kue putu. Kue ini biasanya dijual secara keliling menggunakan gerobak. Nah, yang membuatnya khas adalah suara dari kukusan putu yang masih tradisional. Ketika kukusan yang berbentuk lubang-lubang itu tidak diberi putu, maka suaranya akan melengkung seperti kereta api. Suara tersebut menjadi penanda bahwa pedagang kue putu sedang lewat. Kue ini berasal dari Jawa, khususnya Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kue putu terbuat dari tepung beras. Teksturnya seperti pasir, tapi setelah dikukus jadi lebih empuk. Bagian tengah kue putu ini diberi gula jawa, kalau sudah matang, gulanya akan meleleh. Kemudian di bagian atasnya diberi taburan parutan kelapa muda. Rasanya kombinasi antara manis dan gurih yang nikmat. Aromanya pun sangat wangi, sebab dalam proses pembuatan dicampuri daun pandan. Penyajiannya menggunakan alas daun pisang yang menambah estetika dan aroma dari kue putu itu. Sekarang, kue putu memang agak sulit ditemui karena penjualnya mulai menyusut. Harga satu buahnya biasa dipatok Rp 1.000 atau Rp 2.000 saja, sangat murah meriah. Orang-orang memberikan rating 4.1 untuk sajian ini.
Dadar Gulung

Kalau jalan-jalan ke pasar tradisional dan berkunjung ke kios makanan, pasti kamu akan melihat makanan berwarna hijau yang bentuknya seperti lumpia, tapi basah. Namanya dadar gulung, salah satu dessert yang populer di Indonesia. Walaupun demikian, makanna ini juga bisa ditemui di negara lain di kawasan Asia, seperti Malaysia, Singapura, dan Sri Lanka. Wujudnya memang mirip dengan lumpia, tapi kulit dadar gulung dibuat dari tepung beras dan santan, ya. Teksturnya lebih kenyal dan aromanya wangi, kombinasi dari bahan dasar serta daun pandan. Rasa luarnya gurih dari santan yang digunakan. Kemudian, isiannya merupakan unti atau campuran parutan kelapa yang dimasak bersama gula merah hingga meresap. Sudah jelas, rasanya manis, teksturnya lebih chunky. Adonan dimasak tanpa minyak di atas teflon menggunakan api kecil sampai matang. Setelah matang, adonan bisa diberi unti dan digulung. Jadilah, dadar guling bisa dinikmati. Itu yang versi tradisional, sekarang, dadar gulung sudah lebih modern. Beberapa pembuat dadar gulung membuatkan isian lain, seperti cokelat, keju, dan buah-buahan. Terkadang bentuknya lebih besar daripada dadar gulung pada umumnya. Dadar gulung mendapatkan rating 4 dari 5.
Lapis Legit

Lapis legit jadi kudapan yang hampir selalu ada di setiap acara penting di Indonesia. Dari mulai menjamu tamu, pernikahan, bahkan ritual adat, lapis legit punya peran penting tersendiri. Keberadaannya begitu melakat di masyarakat lokal sejak dulu. Lapis legit sebenarnya bukan berasal asli dari Indonesia. Kuliner ini terinspirasi dari spekkoek, sebuah hidangan dari Belanda. Ciri khas dari lapis legit adalah layer kuenya yang banyak, tekstur lembut tapi padat, serta aroma buttery yang terasa. Rasanya manis legit, dengan hint gurih di tiap gigitannya. Variasi lapis legit begitu beragam, tergantung dari daerah yang memproduksinya. Harga lapis legit biasanya memang mahal, karena proses pembuatannya begitu panjang dan membutuhkan banyak waktu. Setiap layer pada hidangan ini harus dimatangkan satu persatu. Belum lagi jika ada yang menggabungkannya dengan elemen lain atau memberikan aksen pada layer-nya. Maka dari itu, sudah patut kalau kue lapis legit mendapatkan apresiasi. Di Taste Atlas, kue ini berhasil merai rating cukup baik, yaitu 3.9 dari 5.
Itu dia lima dessert teratas dari Indonesia yang mendapatkan rating tinggi di laman Taste Atlas. Masih ada berbagai dessert yang tercantum dalam laman tersebut, seperti getuk, es teler, kolak, dan lain-lain. Beberapa diantaranya belum mendapatkan rating yang maksimal karena ulasannya sedikit. Namun, hal tersebut tidak menutup fakta bahwa banyak kuliner Indonesia yang lezat dan diakui dunia.
Featured image: pexels.com/Dwi Setyo