5 Kota di Indonesia dengan Kuliner Terbaik Versi Taste Atlas 2026
Tahun 2026 ini, Taste Atlas telah mengeluarkan deretan daftar kuliner terbaik di dunia. Indonesia yang masuk 10 besar tak luput dari perhatian. Lima kota di bawah ini jadi deretan teratas.
Taste Atlas merupakan ensiklopedia digital dalam bidang kuliner yang memberikan pemetaan hidangn dari seluruh dunia, mulai dari tradisional, bahan makanan lokal, sampai restoran otentik yang bersemayam di banyak negara. Melalui platform tersebut, para kritikus berkumpul untuk memberikan ulasan atau penilaian secara global. Nantinya, setiap komentar yang telah terhimpun membentuk rating yang dapat memandung lebih banyak orang untuk menikmati kuliner di mana saja. Setiap tahunnya, Taste Atlas selalu memperbaharui daftar negara serta hidangan yang mendapatkan nilai tertinggi pada website resminya. Beruntung, tahun ini Indonesia kembali masuk ke dalam 10 besar sebagai negara dengan hidangan terbaik versi Taste Atlas. Indonesia menjadi salah satu negara Asia dalam peringkat 10 teratas, bersama Jepang yang menduduki posisi 6 dan China di posisi 8. Dalam peringkat ini, Taste Atlas juga meranking sejumlah kota dengan kuliner paling lezat di Indonesia. Kamu bisa menjadikannya sebagai referensi untuk cari makanan enak di next traveling nanti.
Mari cek daftarnya di bawah, ya.
Jakarta

Taste Atlas merekomendasikan Jakarta di urutan pertama kota dengan makanan terlezat di Indonesia. Jakarta berada di kawasan ibukota yang penuh dikenal sebagai wilayah metropolitan, pusat dari kesibukan bisnis, politik, dan kehidupan sosial. Hingar bingar di Jakarta tidak pernah redup, selalu hidup 24/7. Segala fasilitas berdaya modern dengan mudah bisa didapatkan di sini. Akses segala sektor pun bukan sesuatu yang sulit. Banyak orang datang kemari untuk mengadu nasib. Namun, dibalik semaraknya Jakarta akan segala kecanggihan, masih tersimpan budaya tradisional yang melekat, salah satunya tercermin dari makanan. Terbukti, Jakarta masih mendapatkan rating 4,6 dari 5 melalui laman Taste Atlas. Angka ini tentunya cukup tinggi. Faktanya, memang masih bisa kita temui hidangan menakjubkan yang ada di kota ini. Melansir dari Taste Atlas, sederet makanan lokal yang jadi rekomendasi di antaranya Soto Betawi, nasi uduk, gado-gado, ketoprak, kerak telor, dan kue ape. Masing-masing dari makanan itu mendapatkan rating antara 3,5 sampai 4,5. Makanan-makanan tersebut memang ikonik, mudah ditemukan di pedagang kaki lima dengan harga terjangkau. Mayoritas makanan khas Jakarta atau Betawi memang menonjolkan citarasa gurih, pedas, manis yang seimbang. Kebanyakan pun menggunakan kacang dan santan dalam proses pembuatannya.
Bandung

Berlanjut ke kota berikutnya yaitu Bandung. Ibukota Provinsi Jawa Barat ini juga sebenarnya hampir sama dengan Jakarta, yaitu padat penduduk dan jarang untuk sekadar tidur. Hanya saja, suhunya memang lebih dingin sebab terletak di dataran yang agak tinggi. Bandung kerap kali jadi tujuan short escape bagi warga sekitarnya, seperti Jakarta itu sendiri. Bandung memang punya daya tarik wisata yang beragam, dari kawasan perkotaan, seperti Jalan Braga, sampai yang indahnya kawah putih di daerah Ciwidey. Ada juga pusat belanja di Cibaduyut yang menjajakan koleksi fashion murah meriah. Di samping itu, Bandung dikenal masyarakat luas melalui kulinernya. Bahkan hidangan-hidangan di sini sudah melanglang buana sampai kemana-mana, diadopsi oleh banyak orang dan disuguhkan kembali di tempat lain. Menurut Taste Atlas, Bandung berhasil menduduki peringkat dua sebagai kota terbaik di Indonesia yang punya kuliner menakjubkan dengan rating 4.6 dari 5. Menu yang direkomendasikan bermacam-macam, di antaranya snack, main course, sup, dan lain-lain. Kamu bisa mencoba batagor, odading, mie kocok, soto bandung, dan siomay kalau sedang main ke Bandung.
Padang

Kota nomor tiga di Indonesia versi Taste Atlas dengan hidangan paling enak jatuh kepada ibukota Porvinsi Sumatera Barat, yaitu Padang. Kalau berbicara tentang kota ini pasti sebagian besar masyarakat sudah tahu, sebab banyak sekali restoran-restoran masakan Padang yang bisa ditemui di berbagai daerah. Padang menjadi salah satu daerah yang dikenal dengan wilayah yang indah, berada di dataran yang lumayan tinggi, dengan tanah subur, membuatnya mudah sekali ditanami berbagai tumbuhan. Selain legenda Malin Kundang dan cerita cinta Siti Nurbaya, Padang juga dikenal dengan kulinernya yang telah mendunia. Padang punya ciri khas dari citarasa masakannya yang medok, aroma kuat, serta rasa yang kaya rempah. Ditambah sensasi pedas yang justru semakin bikin ketagihan. Restoran Padang sendiri punya cara khusus dalam menyajikan makanannya. Jika seorang saja 1-2 lauk sudah cukup, maka tidak untuk masyarakat Padang. Di meja makan, biasanya akan tersaji banyak sekali jenis lauk. Apalagi saat ada tamu, maka tidak akan kurang-kurang dalam menjamu menggunakan makanan. Hal ini menyimbolkan keramahan dan kebersamaan. Mereka punt terbiasa menyajikan makanan secara cepat, memberikan pemaknaan bahwa tuan rumah tidak ingin membuang waktu tamunya. Budaya itulah yang diadopsi oleh sejumlah restoran Padang, maka jangan heran, kalau kamu datang ke sana dan pelayan menyajikan puluhan lauk. Tenang, lauk-lauk ini tidak perlu dimakan semua. Namun, kalau kamu mau cari rekomendasinya versi Taste Atlas, kamu bisa memesan nasi padang dengan lauk gulai ayam, kepiting saus padang, ayam pop, dendeng balado, dan rendang. Padang mendapatkan rating 4,5 dari 5 versi web ini.
Surabaya

Dari Pulau Sumatera, kembali ke Jawa, ada Surabaya yang menduduki kota keempat dengan kuliner terbaik di Indonesia versi Taste Atlas. Kota yang berada di Jawa Timur ini mendapatkan rating 4,4 dari 5, nilai yang cukup bagus. Kota Surabaya pun termasuk salah satu kota terpadat di Indonesia, lho. Di sini banyak dibangun gedung-gedung pencakar langit, lembaga pendidikan, hingga sejumlah monumen bersejarah yang masih bersemayam. Surabaya punya nilai sejarah yang tinggi, menjadi saksi bisu dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia. Di samping itu, Surabaya menyimpan banyak kebudayaan yang dicintai masyarakat, khususnya kuliner. Tidak seperti masakan Jawa lain yang cenderung manis, kuliner Surabaya lebih asin, gurih, serta pedas. Mereka punya sense sendiri dalam mengolah rempah-rempah untuk menciptakan hidangan nikmat. Beberapa di antaranya pun menggunakan bahan-bahan yang ekstrem. Kamu pasti sudah mengenal rawon, rujak cingur, tahu campur, soto lamongan, dan krengsengan sebab makanan-makanan ini umum ditemui di luar Surabaya. Bagi kamu yang kurang suka menyukai kombinasi asin dan pedas, kamu bisa bertanya lebih dulu sebelum mencicip kulinernya. Namun, hati-hati pula kalau sudah sekali mencoba dijamin ketagihan.
Yogyakarta

Dari Surabaya, menuju ke Yogyakarta. Kota yang berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini termasuk lokasi populer turis asing selain Bali, lho. Yogyakarta punya segudang tempat menarik yang bisa dikunjungi, paling ikonik tentu ada Malioboro di dalamnya. Di sisi selatan kota pun terdapat kawasan khusus yang disebut-sebut sebagai Bali-nya Jogja karena memiliki vibes serupa, namanya Jalan Prawirotaman, jalan yang padat lalu lalang saat siang, tapi gemerlap ketika malam. Nah, berkebalikan dengan Surabaya dan Padang, kamu akan kesulitan mencari makanan yang menonjolkan rasa asin di Yogyakarta. Kuliner di sini memang cenderung manis dengan rempah-rempah yang medok, meskipun memang ada sisi gurih yang masih tercampur dalam sebuah hidangan. Ada yang bilang, makanan di Yogyakarta manis sebab dulu kawasan ini punya pabrik gula, tapi nyatanya rasa seperti ini jadi ciri khas yang membekas. Kalau kamu pergi ke Yogyakarta, jangan lupa mampir mencicipi gudeg, hidangan dari nangka yang diolah bersama rempah, santan, serta gula merah. Tampilannya merona, legit, serta teksturnya lembut. Gudeg biasanya disajikan bersama sambal goreng krecek yang memberikan sensasi pedas. Selain itu ada ayam geprek yang sudah merakyat dimana-mana. Atau kamu ingin bawa oleh-oleh? Bakpia bisa jadi salah satu rekomendaisnya. Yogyakarta meraih rating 4,3 dari 5 versi Taste Atlas.
Itu dia lima kota teratas di Indonesia yang punya kuliner lezat versi Taste Atlas. Walaupun demikian, kota-kota lain tentu punya ciri khasnya saat menyajikan hidangan. Mereka punya racikan bahannya sendiri yang dapat menghasilkan rasa, aroma, tekstur, dan kesan dalam memberikan suguhan kuliner. Jadi, yakinlah bahwa setiap makanan itu memang enak.
Jadi, mau coba yang mana dulu?
Featured image: pexels.com/Muhammad Rasyad Indra Putra