Beragam Penginapan untuk Tempat Singgah Saat Traveling
Penginapan jadi hal krusial saat traveling. Diperlukan pertimbangan matang saat memilih. Tiap penginapan, dari hotel, hostel, motel, guest house, dan homestay punya karakter yang beda.
Memilih tempat bernaung sementara ketika tengah berda di dalam perjalanan atau liburan menjadi perhatian khusus. Pasalnya penginapan ini sangat mempengaruhi kenyamanan dalam melakukan aktivitas. Oleh karena itu, dalam memilih penginapan tidak boleh sembarangan. Kamu harus tahu macam-macam penginapan yang ada, sebab beda tempat, beda fasilitas, dan beda harga. Pemilihannya nanti bisa disesuaikan dengan budget serta kebutuhan. Setidaknya ada beberapa jenis penginapan yang harus kamu kenali, mulai dari hotel, hostel , motel, guest house, juga homestay. Masing-masing punya nilai plus dan minus untuk dasar pertimbangan.
Hotel

Penginapan paling umum yang mudah sekali dijumpai adalah hotel. Kamu bisa menjumpai puluhan hotel di sebuah kota, apalagi jika dekat dengan kawasan wisata. Hotel mengedepankan pelayanan yang prima untuk pengunjung. Pelayanan ini dikategorikan menjadi bintang satu sampai lima. Semakin tinggi bintangnya, maka semakin baik servisnya. Bentuk sewa hotel adalah kamar yang sudah dilengkapi berbagai fasilitas, seperti ranjang yang nyaman (ukuran single bed, double bed, king size, dan extra bed), almari, meja, kursi atau sofa, pendingin ruangan, dan kamar mandi dalam. Lalu, di area yang lebih umum, beberapa kategori menyediakan lounge, kolam renang, playground, hingga valet parkir. Kelebihan hotel lainnya adalah adanya menu fasilitas sarapan, seperti paket bundling. Pengunjung bisa mengambil menu-menu sarapan secara gratis, biasanya dari pukul 6 pagi sampai 8-9 pagi, lebih dari itu tidak bisa, ya. Sayangnya, ketika menginap di hotel, kamu harus memperhatikan waktu check in dan check out, sejumlah hotel kadang menyediakan early check in.Tarif yang dipatok untuk hotel pun bermacam-maca, tergantung kategorinya, dari ratus ribuan sampai jutaan rupiah. Bahkan ada yang membanderol hingga puluhan juta untuk kualitas premium. Misalnya di kota-kota besar, ada kamar hotel yang ruangannya bisa selebar rumah untuk satu ruangan. Belum lagi hotel-hotel yang menawarkan view cantik, harganya pasti dipatok berbeda.
Hostel

Akomodasi penginapan lain yang bisa kamu temukan adalah hostel. Walaupun namanya mirip hotel, tapi karakteristiknya berbeda, ya. Hostel memiliki konsep berbagi kamar antar pengunjung dalam sebuah kamar, jadi mirip asrama. Ranjang yang digunakan adalah bunkbed, beda dengan hotel yang lebih private, kalau satu kamar lebih dari satu orang pun, bed-nya akan menyesuaikan kapasitas setiap kamar. Hostel tetap memberikan pelayanan baik dengan memberikan fasilitas yang bisa digunakan bersama, seperti kamar mandi, ruang televisi, work space, lahan parkir, dan sebagainya. Di hostel tidak menyediakan sarapan, sehingga pengunjungnya harus keluar sendiri untuk mencari makanan dan minuman. Namun, kalau berbicara tentang harga, hostel jauh lebih murah dan terjangkau daripada hotel. Hanya saja, hostel memang kurang cocok bagi kamu yang tidak suka keramaian dan malas berkomunikasi dengan orang baru.
Motel

Motel sebenarnya adalah sebuah akronim dari motorist hotel. Penginapan ini didesain khusus untuk para pengunjung yang sedang melancong atau dalam perjalanan. Lokasinya biasa ada di pinggir jalan antar-kota, mudah dijangkau, dan ukurannya tidak terlalu besar. Motel sendiri begitu popular di Inggris dan Amerika Serikat pada masa lalu sebagai tempat singgah orang-orang yang sedang melakukan touring mengendarai sepeda motor. Bentuk bangunannya cenderung sederhana, tidak terlalu besar, berkisar antara 1-2 lantai saja. Posisi kamar pun langsung terhubung ke parkiran, tidak perlu lewat lobi dan resepsionis. Fasilitas yang diberikan motel cukup terbatas, karena penginapan ini fokus utamanya adalah memenuhi kebutuhan dasar para pelancong, yaitu kamar dan toilet. Area kamar juga sederhana, hanya sebatas ranjang dan almari kecil. Sedangkan kamar mandi biasanya sistemnya bersama, jadi digunakan bersama-sama dengan pengunjung lain. Pengunjung motel bisa check in 24 jam setiap harinya. Konsep seperti ini menunjukkan bahwa motel memang hanya tempat persinggahan sementara saja sebelum melanjutkan perjalanan lagi. Harga yang ditawarkan jadi lebih murah dibandingkan harus menyewa kamar di hotel.
Guest House

Jenis penginapan selanjutnya disebut dengan guest house. Penginapan ini pada dasarnya seperti kost, karena menawarkan privasi kamar yang cukup memadai, tapi fasilitas dan harganya memang sederhana. Guest hotel menyerupai hotel versi kecil yang dikelola oleh independen. Bangunannya menyerupai rumah dengan jumlah kamar yang berjajar banyak. Setiap kamar sudah mendapatkan isi, seperti kasur, meja, dan pendingin ruangan atau kipas angin. Terkadang, pemilik guest house juga tidak berada di dalam penginapan, tapi berlokasi tak jauh dari sana untuk memantau para tamu yang datang. Selain fasilitas yang berada di kamar, pengunjung guest house dapat menikmati fasilitas umum, seperti ruang tamu yang luas, ruang kerja atau nongkrong, toilet, dan lain-lain. Beberapa guest house pun menyediakan fasilitas pendukung, contohnya warung kecil untuk memudahkan pengunjung membeli kebutuhan. Soal harga, untuk guest house juga menyesuaikan fasilitas yang ditawarkan, ya. Biasanya mulai dari lima puluh ribuan sampai ratus ribuan. Guest house cocok untuk kamu ketika hanya memutuskan untuk berlibur 1-2 hari saja.
Homestay

Masih ada satu jenis penginapan lain yang cukup popular di kalangan traveler, orang menyebutnya dengan homestay. Penginapan ini berbentuk rumah tinggal. Kadang desainnya sederhana, kadang juga menonjolkan suasana yang khas dan berbeda dari rumah-rumah di sekitarnya. Homestay hampir mirip dengan guest house, hanya saja pemilik rumahnya juga tinggal di bangunan yang sama dengan pengunjung. Jadi, sistemnya seperti berbagi ruang dengan keluarga baru. Pengunjung dan pemilik bisa berinteraksi dengan intens selama tinggal di homestay. Fasilitasnya bervariasi, tergantung dari masing-masing pemilik. Namun, yang jelas pengunjung akan mendapatkan akses ke beberapa kamar tidur. Satu ruangan bisa diisi antara 1-3 orang. Lalu, bagian dapur biasanya juga akan digunakan bersama. Pada pelayanan homestay tertentu, pemilik kerap memasak untuk para pengunjung. Tinggal sementara di homestay, vibes-nya seperti sedang main ke rumah saudara. Penginapan berbentuk homestay ini lebih cocok dipilih kalau kamu sedang berlibur bersama keluarga besar atau beramai-ramai, sebab harga sewa homestay cukup mahal. Satu malamnya bisa berkisar 800 ribuan sampai jutaan, tergantung cakupan area rumah dan fasilitas yang diberikan.
Penginapan menjadi akomdasi yang sangat diperlukan ketika kamu berniat singgah di sebuat tempat selama beberapa waktu ketika liburan, perjalanan dinas, atau hal lain. Sebab untuk tempat istirahat sebelum memulai kembali kegiatan di waktu selanjutnya, maka kenyamanan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan penginapan. Apakah Anda lebih memilih privasi, kelengkapan fasilitas, pengalaman kearifan lokal, mencari kenalan baru, atau harga yang murah. Setiap penginapan punya kekurangan dan kelebihan, tinggaal sesuaikan saja dengan kenginan dan budget yang sudah tersedia.Saat ini dengan kemudahan teknologi, kamu bisa memesan penginapan secara online dan mendapatkan potongan atau diskon tertentu. Walaupun begitu, kembali ke tujuan awal menyewa penginapan yaitu singgah sementara dalam perjalanan, sehingga tidak boleh sembarangan, ya.
Featured image: pexels.com/Jan van der Wolf