Growth Mindset:
Kecerdasan dan Keterampilan yang Akan Selalu Berubah
Growth mindset, pola pikir di era modern yang dipegang banyak orang. Melalui pola pikir ini, orang percaya bahwa semua hal bisa dipelajari dan kegagalan bukan akhir dari segalanya.
Indonesia saat ini tengah mengalami masa transisi yang begitu banyak di berbagai hal. Meninggalkan tindakan lama menuju ke masa yang lebih maju dan modern. Salah satunya adalah pola berpikir growth mindset yang mulai dicanangkan ke masyarakat umum. Pola pikir ini dianggap lebih kekinian, positif, dan mampu membawa dampak perubahan yang maksimal untuk kehidupan. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa, pola pikir tersebut dapat diterapkan dalam rangka mengembangkan tingkat kualitas kehidupan.
Yuk, simak lebih banyak untuk hidup dengan growth mindset!

Tentang Pikiran yang Berkembang
Growth mindset saat ini memang sering dibicarakan oleh khalayak umum. Mengutip dari halaman resmi Telkom University, istilah growth mindset pertama kali dicetuskan oleh psikolog di Stanford University, Carol Dweck, dalam bukunya yang bertajuk Mindset: The New Psychology of Success. Sesuai arti dalam Bahasa Indonesia, growth mindset ialah pola pikir berkembang. Pola pikir seperti ini memandang suatu keberhasilan dan kemampuan dapat dicapai melalui waktu, usaha, dan keuletan dalam berproses. Seseorang dengan pikiran yang berkembang pun percaya bahwa kecerdasan yang mereka miliki dapat bertambah dan makin kaya melalui upaya setahap demi setahap. Kemampuan tidak berubah hanya karena sekali jentik, tetapi terolah seiring berjalannya waktu. Orang-orang dengan pikiran yang berkembang tidak segan menghadapi tantantangan, sesulit apapun itu, pasti akan teratasi. Mereka menganggap bahwa tantangan jadi anak tangga menuju hidup berkemajuan. Selain itu, seseorang dengan growth mindset tidak takut mendapatkan kritik. Bagi mereka, kritik merupakan sesuatu yang membangun, memperbaiki sesuatu yang rasanya kurang tepat jadi mudah diterima oleh diri sendiri maupun orang lain. Mereka bahkan tidak takut bertanya, meminta pendapat, dan komentar lain yang dirasa dapat membuat kualitas diri bertambah. Selain itu, growth mindset people cenderung mencari referensi dari portret sukses tokoh lain sebagai referensi inspirasi pengembangan ide.
Growth Mindset vs Fixed Mindset
Lawan dari growth mindset adalah fixed mindset. Berbeda dari growth mindset dimana seseorang dapat berpikir secara berkembang dalam melihat dunia, fixed mindset memiliki pengertian sebaliknya. Bagi orang-orang fixed mindset, kecerdasan dan keterampilan seseorang tidak dapat mengalami perubahan atau mutlak. Orang-orang yang sering menganggap tantangan sebagai hambatan berkembang dan memilih menghindarinya bukan menghadapinya termasuk tipe pola pikir tetap. Segala hal terjadi dianggap suatu momen yang harus terjadi dan tidak bisa diubah. Mengutip dari Harvard Business School melalui Jobstreet, orang-orang berpikiran tetap cenderung merasa mereka harus memiliki sebuah kemampuan dulu sebelum melakukan sesuatu. Namun, justru pikiran seperti itu yang membuat perjalanan hidup jadi sulit, karena sedikit-sedikit pasti akan mengeluhkan sesuatu yang dirasa tidak bisa dilakukan. Sebaliknya, growth mindset people tidak pernah berpikir demikian sebab mereka memiliki konsep learning by doing atau belajar sambil praktik. Oleh karena itu, pola pikir berkembang ini percaya jika orang mampu berkembang seiring berjalannya waktu.

Mengetahui Seseorang dengan Growth Mindset
Dinamika growth mindset selalu bergerak seiring kemauan seseorang belajar. Perilaku orang-orang seperti ini dapat dikenali dengan memperhatikan keseharian mereka. Tidak terlalu sulit bagi kamu menemukan growth mindset di sekitar. Ada ciri-ciri khusus yang melekat. Salah satu hal yang paling menonjol ialah kemauan untuk belajar dan berkembang. Mereka percaya bahwa belajar tidak mengenal usia, tempat, materi, dan sebagainya. Orang bisa mendapatkan ilmu baru dari sembarang situasi. Mereka akan terus mencari cara agar kemampuan dapat bertambah, entah dari program resmi maupun tidak. Kemudian, orang-orang growth mindset yang suka belajar ini menganggap tantangan sebagai peluang. Mereka tentu tidak takut menghadapinya. Tantangan yang harus dituntaskan dianggap kesempatan pengembangan diri menuju hal yang lebih positif. Langkah mereka tidak ragu atau dilingkupi rasa takut, karena diyakini jika tantangan itu pasti punya ujung, solusi, dan penyelesaian. Jika pun gagal, mereka tidak pula menghindar. Kegagalan bukan sebuah ahit perjalanan. Masih ada jalan yang panjang menuju masa depan cerah. Lewat pola pikir berkembang, kegagalan termasuk ke dalam wadah pembelajaran memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan sebelumnya. Mereka yakin bahwa dari kegagalan itu mampu jadi batu loncatan ke jenjang yang makin gemilang. Lagipula, kegagalan termasuk upaya dalam meraih tujuan akhir. Mereka akan terus bekerja keras dan selalu memotivasi diri sendiri dalam meraih pencapaian yang diinginkan. Di sisi lain, orang-orang dengan pola pikir berkembang ini tidak akan pernah melupakan sedikit saja proses yang telah dilalui. Mereka punya sifat selalu menghargai bagian-bagian sederhana, meskipun hanya satu saja, tap jika itu bagian dari proses kehidupan, maka tetap berharga. Hasil akhir sempurna bukan orientasi utama, tapi cara mendapatkannya, baik suka maupun duka dari awal menuju hasil yang diinginkan. Perkara output baik, bisa dikatakan sebagai bonus atau memang sepantaskan didapatkan usai berusaha keras.
Bertumbunya Growth Mindset
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, bahwa growth mindset memang tidak tumbuh sejak lahir. Pola pikir ini mulai tumbuh seiring berjalannya waktu, siapa saja bisa menerapaknnya tanpa kata terlambat. Namun, biasanya growth mindset cenderung dipengaruhi beberapa faktor. Misalnya faktor pola asuh yang suportif terhadap anak. Ketika masih berusia dini, anak yang diperkenalkan tentang makna berusaha pasti lebih terbuka dengan proses yang tidak mudah. Penekanan utamanya bukan pada hasil akhir, tapi bagaimana cara anak mendapatkan sesuatu secara positif. Dari pola asuh seperti ini, nantinya dapat tercipta pengalaman yang baik. Orang mengingat tindakan dari satu tahap ke tahap lain, kemudian membagikannya pada orang lain lagiatau situasi lain. Lumrahnya pula, pola pikir berkambang tergantung dari lingkungan tempat seseorang tinggal. Bahkan jika orang sudah menerapkan growth mindset, tapi berada di lingkungan fixed mindset, maka hasilnya tidak akan maksimal. Mungkin bisa diperjuangkan, tetapi ada baiknya mencoaba area lain yang lebih menerima gaya berpikir demikian. Terakhir, kepercayaan diri seseorang ketika mereka bisa melakukan growth mindset. Kembali ke diri sendiri, kalau orang tidak yakin dirinya dapat berkembang, maka sugesti itulah yang nantinya akan tercipta di kehidupan nyata.

Dampak Baik Growth Mindset
Tentu ada dampak baik yang bisa didapatkan melalui pola pikir berkembang. Menerapkan growth mindset di kehidupan sehari-hari pastinya akan memberikan motivasi dan keyakinan untuk selalu belajar serta mencoba hal-hal baru. Yakinlah bahwa setiap hal yang dipelajari akan bermanfaat di kemudian hari. Selanjutnya, meningkatkan kemampuan adaptasi dan fleksibilitas dalam menghadapi situasi baru. Ganti pekerjaan, ganti gaols, pasti beda suasana juga. Bagi pemilik pemikiran berkembang, aktivitas anyar bukan masalah yang besar, karena mereka sudah terbiasa berhadapan dengan beragam kasus. Growth mindset pun melatih komunikasi, sehingga individu akhirnya bisa menemukan relasi baru. Mereka akan saling berkontak dan akhirnya terciptalah kolaborasi tim seimbang. Kemudian, tetap yakin jika apa yang dilakukan menggunakan pola pikir berkembang akan membuat seseorang mudah diterima dimana saja.
Growth mindset adalah pola pikir perkembang yang terdengar sederhana, tapi ternyata cukup kompleks. Orang tidak hanya menunggu untuk disuapi sebelum melakukan sesuatu, mereka harus memasak sendiri, makan sendiri, dan memperlajarinya sendiri. Growth mindset meyakini kalau kecerdasan dan ketrampilan seseorang selalu berubah dari waktu ke waktu. Mereka tidak kaku, melainkan fleksibel, adaptif, penuh rasa ingin tahu, juga pantang menyerah.
Featured image: pexels.om/MART PRODUCTION