Thea News
Health // 2026 Amy Latifaah

Jangan Panik, Ini Obat Flu dan Batuk Untuk Bayi 0-6 Month

Berikut cara mengobati flu dan batuk untuk bayi 0-6 bulan, mulai dari berjemur, minum ASI hingga meneteskan cairan saline.

Moms pernahkah Anda merasa panik dan khawatir karena si kecil sedang mengalami flu dan batuk? Hal tersebut memang wajar karena moms tentunya sangat menginginkan buah hatinya sehat dan kembali riang, namun jika terlanjur mengalami flu dan batuk sebaiknya moms perlu menanganinya dengan tenang. Bayi newborn hingga usia 6 bulan memang sedikit sensitif karena memiliki sistem imun yang belum sempurna, tidak heran jika flu dan batuk datang menyerang. Bahkan akan membuat bayi sedikit rewel dan tidur tidak nyenyak, lantas apakah solusi untuk flu dan batuk tersebut? Jawabannya adalah menggunakan cara tradisional. Menurut salah satu dokter spesialis anak Dr.Tio memberikan obat-obatan pada saat usia newborn hingga 4 tahun tidak disarankan. Hal tersebut didukung oleh American Academic Pediatric (AAP) dimana para orang tua dianjurkan untuk tidak memberikan obat terutama pada flu dan batuk. Pasalnya flu dan batuk pada bayi akan sembuh pada 1-2 minggu. Karenanya memberikan perhatian ataupun cara tradisional untuk membantu mengurangi flu dan batuk sangat dianjurkan. Berikut ini beberapa cara tradisional yang bisa moms dan dads coba untuk mengurangi flu dan batuk pada buah hati Anda. Yuk langsung simak selengkapnya berikut ini!
 

Berjemur Di Pagi Hari


 

Pinterest/AlexandraErmaxova

Tahukah moms menjemur bayi di pagi hari mampu merontokan dahak dahak yang ada pada tenggorokan bayi? Saat bayi sinar matahari merupakan vit D yang sangat penting untuk tumbuh kembangnya namun selain itu ternyata sinar matahari juga mampu meredakan dahak yang ada pada tubuh bayi. Jika Anda memiliki bayi yang sedang mengalami flu dan juga batuk, jemurlah bayi di pagi hari mulai dari munculnya matahari hingga pukul 09.00 hal tersebut bertujuan untuk menghangatkan tubuh bayi serta bagian pundak bayi yang memicu peluruhan dahak pada bayi. Namun perlu diingat jangan terlalu lama menjemur buah hati Anda karena tubuh bayi masih sensitif jika terkena paparan matahari terlalu lama dan terlalu terik. Berjemurlah dengan durasi sekitar 10 hingga 15 menit pastikan untuk tidak menjemurnya setelah jam 09.00 pagi karena matahari yang terlalu terik. Utamakan bagian punggung terjemur dengan sempurna dan hangat, agar dahak yang ada pada tubuh bayi meluruh dan dapat dikeluarkan dengan mudah.
 

Berikan Asi atau Susu Formula dan Istirahat

Pinterest/CeritaSehat

Salah satu tips paling efektif saat memberi obat pilek untuk bayi newborn hingga 6 bulan adalah tetap rutin menyusui. Terlebih, ASI mengandung antibodi alami yang dapat membantu melawan infeksi pada bayi dan memperkuat daya tahan tubuhnya. Jika bayi tampak kurang nafsu makan akibat pilek, cobalah untuk menawarkan ASI atau susu formula lebih sering dalam jumlah sedikit-sedikit. Cara ini membantu memastikan Si Kecil tetap terhidrasi dan mendapatkan nutrisi penting selama sakit. Pastikan juga untuk beristirahat dengan benar dan banyak agar bayi cepat pulih kembali. Saat tidur gunakanlah satu bantal untuk membuat posisi kepalanya lebih tinggi dibandingkan posisi badannya, hal ini bertujuan agar mempermudah aliran nafas untuk bayi Anda agar tidak menumpuk di bagian hidung.

 

Meneteskan Cairan Saline Pada Hidung Bayi
 

Pinterest/Grownsy

Cairan saline atau cairan infus yang berisi garam steril bisa membantu mengencerkan lendir yang menempel pada hidung bayi. Sehingga jika bayi Anda merasa tersumbat dan membuat tidurnya tidak nyenyak berikanlah beberapa tetes pada hidung bayi Anda. Teteskan dengan perlahan dan pastikan masuk pada hidung, tunggu beberapa menit kemudian lendir akan lebih mudah keluar dengan sendirinya. Jika sudah tidak ada lendir pernapasan bayi akan lebih lega dan tidak rewel lagi. Untuk bayi yang sudah memasuki usia 6 hingga 12 bulan moms bisa mulai mencuci hidung dengan cairan saline atau cairan infus. Caranya dengan menyiapkan spuit ukuran 10 ml atau 20 ml, kemudian isi dengan cairan infus. Gunakanlah gelas atau baskom untuk menampung cairan tersebut. Berdirilah di depan wastafel dan tundukkan kepala sedikit ke arah depan. Miringkan kepala bayi Anda ke salah satu sisi (misalnya, miring ke kanan). Lubang hidung kiri akan berada di atas, dan kanan di bawah. Tempelkan ujung spuit ke lubang hidung bagian atas (kiri). Buka mulut dan tahan napas (atau bernapaslah melalui mulut) agar cairan tidak masuk ke saluran pernapasan. Semprotkan cairan dengan tekanan sedang hingga mengalir keluar dari lubang hidung sebelahnya. Buang sisa cairan atau ingus yang keluar melalui hidung ke wastafel. Lakukan langkah yang sama untuk lubang hidung sisi sebaliknya, dengan memiringkan kepala ke arah berlawanan.
 

Menjaga Kelembapan Udara


 

Pinterest/Clevast

Menjaga kelembapan ruangan merupakan obat pilek untuk bayi 0–6 bulan yang alami dan aman. Udara yang lembap dapat membantu saluran napas bayi tetap terhidrasi, sehingga lendir tidak mudah mengering dan lebih mudah dikeluarkan.  Anda dapat menggunakan humidifier yang diisi dengan essential oil khusu baby kemudian meletakkan wadah berisi air tersebut di sudut ruangan, atau jika Anda tidak memilikinya Anda bisa mencoba dengan menjemur handuk basah di dalam kamar untuk menambah kelembapan. Dengan cara ini, gejala pilek bisa lebih cepat mereda serta membuat bayi tidur lebih nyaman selama proses pemulihan. Jika Anda ingin hasil yang lebih maksimal, cobalah untuk menguap bayi dengan cara alami. Nyalakan air hangat di kamar mandi hingga ruangan beruap, lalu ajak bayi duduk di dalam kamar mandi (bukan di bawah air panas) selama 10-15 menit. Uap hangat ini akan membantu mengencerkan lendir secara instan. Ini adalah salah satu humidifier alami paling efektif untuk penanganan jangka pendek saat bayi sedang flu dan batuk.

 

Memberikan Kehangatan Untuk Bayi


 

Pinterest/Cylomakeup

Jika jaman dahulu memberikan kehangatan biasa dilakukan dengan membalurkan bawang merah dan jahe pada beberapa titik tertentu, sekarang Anda bisa memberikan kehangatan pada bayi dengan minyak telon atau cessa ke beberapa bagian tubuh bayi untuk menghangatkan tubuh bayi Anda. Diantaranya kedua telapak kaki, leher bayi dan dada bayi, bagian punggung bayi, dan belakang kedua telinga bayi. Oleskan minyak hangat tersebut setiap hari saat bayi Anda flu dan batuk. Hindari terlalu banyak menggunakannya karena bisa berdampak iritasi pada kulut kulit bayi.


 

Sebelum memberikan obat kepada buah hati moms, alangkah lebih baik mencoba untuk memberikan kehangatan, menjaga kelembapan udara, meneteskan cairan saline, berjemur dan memberikan asi secara terus menerus untuk mengantisipasi datangnya flu dan batuk. Namun moms juga perlu khawatir jika bayi merasakan gejala yang lebih buruk seperti munculnya demam dengan suhu lebih dari 38 derajat celcius, nafas yang sesak atau tersendat, bayi lemas dan tidak merespon apa-apa, tidak mau makan atau minum, dan mulut bayi terlihat biru. Segera pergi ke dokter untuk konsultasi hal ini atau langsung pergi ke IGD. Selamat mencoba moms, semoga si kecil lekas pulih kembali.

Share Intelligence

Related Intelligence

Next Entry

Kenali Manfaat Minyak Telon Untuk Bayi Hingga Dewasa

Next Entry

Cara Atasi Cemas Dengan ‘Anxiety Bag’ Trend Viral Tiktok

Next Entry

Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Mental Sehari-hari