Thea News
Tips and Trikcs // 2026 Arbia Zahira

Tips Membawa Tas Agar Bahu Tidak Cepat Pegal, Mulai dari Ransel hingga Tas Selempang

Ketahui tips membawa tas ransel dan tas selempang agar bahu tidak cepat pegal. Mulai dari cara memakai, mengatur isi tas, hingga memilih model yang nyaman.

Membawa tas sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Baik saat berangkat bekerja, kuliah, sekolah, berbelanja, hingga bepergian, hampir semua orang membawa barang-barang penting seperti dompet, ponsel, laptop, botol minum, atau perlengkapan lainnya di dalam tas. Sayangnya, kebiasaan membawa tas yang kurang tepat sering kali membuat bahu terasa pegal, leher kaku, bahkan punggung ikut tidak nyaman setelah beberapa jam beraktivitas. Banyak orang mengira rasa pegal hanya muncul karena tas terlalu berat. Padahal, cara memakai tas, posisi beban, hingga kebiasaan membawa tas di sisi yang sama setiap hari juga bisa menjadi penyebabnya. Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan agar membawa tas terasa lebih nyaman tanpa harus mengurangi aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa tips membawa tas, baik tas ransel maupun tas selempang, supaya bahu tidak cepat pegal.

 

Pilih Jenis Tas yang Sesuai dengan Kebutuhan

 

https://www.instagram.com/jansport/

 

Langkah pertama yang sering diabaikan adalah memilih jenis tas yang sesuai dengan aktivitas. Tidak semua tas cocok digunakan dalam setiap kondisi. Jika harus membawa banyak barang seperti laptop, buku, atau dokumen, tas ransel biasanya menjadi pilihan yang lebih nyaman. Hal ini karena beban dapat terbagi ke kedua bahu sehingga tekanan tidak hanya bertumpu pada satu sisi tubuh. Sebaliknya, tas selempang lebih cocok digunakan ketika barang bawaan relatif sedikit. Tas jenis ini praktis untuk aktivitas singkat seperti berjalan-jalan, pergi ke pusat perbelanjaan, atau sekadar membawa barang-barang penting. Memilih tas sesuai kebutuhan dapat membantu mengurangi beban berlebih yang diterima tubuh. Selain membuat lebih nyaman, cara ini juga membuat aktivitas terasa lebih ringan.

 

Jangan Membawa Barang yang Tidak Diperlukan

 

https://www.instagram.com/jansport/

 

Salah satu penyebab utama bahu cepat pegal adalah isi tas yang terlalu berat. Tanpa disadari, banyak orang menyimpan berbagai barang yang sebenarnya jarang digunakan. Misalnya botol minum berukuran besar yang tidak pernah diminum, beberapa charger sekaligus, kosmetik yang berlebihan, buku yang tidak dipakai, hingga berbagai struk belanja yang terus menumpuk. Cobalah membiasakan diri memeriksa isi tas secara berkala. Keluarkan barang yang tidak diperlukan dan hanya bawa perlengkapan yang benar-benar dibutuhkan pada hari itu. Semakin ringan isi tas, semakin kecil pula tekanan yang harus ditanggung bahu dan punggung selama beraktivitas.

 

Atur Isi Tas agar Beban Tetap Seimbang

 

Bukan hanya berat tas yang penting diperhatikan, tetapi juga cara menyusun barang di dalamnya. Letakkan barang yang paling berat sedekat mungkin dengan bagian belakang tas ransel atau dekat sisi tubuh pada tas selempang. Sementara itu, barang-barang kecil dapat ditempatkan di kantong bagian depan atau samping. Susunan yang seimbang membantu menjaga posisi tas tetap stabil saat digunakan. Sebaliknya, jika seluruh barang berat berkumpul di satu sisi, tas akan lebih mudah bergeser sehingga tubuh secara tidak sadar harus bekerja lebih keras untuk menyeimbangkannya.

 

Gunakan Kedua Tali pada Tas Ransel

 

Masih banyak orang memakai tas ransel hanya dengan satu tali karena dianggap lebih praktis atau terlihat lebih santai. Padahal, kebiasaan ini membuat seluruh beban bertumpu pada satu bahu. Akibatnya, otot di sisi tersebut bekerja lebih keras dibandingkan sisi lainnya sehingga rasa pegal lebih cepat muncul, terutama jika tas cukup berat. Agar beban terbagi lebih merata, gunakan kedua tali bahu saat memakai tas ransel. Cara sederhana ini dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh sekaligus mengurangi tekanan pada salah satu sisi bahu. Bila tas memiliki tali penghubung di bagian dada atau pinggang, gunakan juga ketika membawa beban yang cukup berat. Tali tambahan ini membantu menjaga posisi tas tetap stabil sehingga tidak mudah bergoyang saat berjalan.

 

Sesuaikan Panjang Tali Tas

 

Tali tas yang terlalu panjang sering dianggap lebih nyaman karena tas menggantung lebih rendah. Padahal, posisi seperti ini justru membuat beban menarik tubuh ke belakang atau ke samping sehingga otot bahu dan punggung harus bekerja lebih keras. Sebaliknya, tali yang terlalu pendek juga bisa membuat bahu terasa tertekan dan ruang gerak menjadi terbatas. Idealnya, tas berada cukup dekat dengan tubuh tanpa menggantung terlalu rendah. Pada tas ransel, bagian bawah tas sebaiknya tidak jauh melewati pinggang sehingga distribusi beban tetap lebih stabil. Sementara pada tas selempang, atur panjang tali agar tas tidak terlalu rendah hingga mengenai paha saat berjalan.

 

Ganti Posisi Tas Secara Berkala

 

https://www.instagram.com/merche.id/

 

Bagi pengguna tas selempang dan atau tas bahu (sejenis tote bag/ shoulder bag), jangan biasakan membawa tas pada sisi yang sama sepanjang hari. Jika memungkinkan, pindahkan tas dari bahu kanan ke bahu kiri secara berkala. Cara ini membantu membagi beban ke kedua sisi tubuh sehingga satu sisi tidak terus-menerus menerima tekanan. Memang mungkin terasa sedikit canggung pada awalnya, tetapi kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi rasa pegal jika dilakukan secara rutin.

 

Hindari Membawa Tas Terlalu Lama Tanpa Istirahat

 

Saat bepergian jauh, seperti berjalan di tempat wisata, menghadiri acara, atau menunggu transportasi umum, bahu bisa terus menerima tekanan selama berjam-jam. Jika ada kesempatan, lepaskan tas sejenak dan letakkan di tempat yang aman. Memberikan waktu istirahat beberapa menit dapat membantu otot bahu menjadi lebih rileks. Cara ini juga berguna ketika membawa tas berisi laptop atau perlengkapan kerja yang cenderung lebih berat dibandingkan tas biasa.

 

Perhatikan Posisi Tubuh Saat Membawa Tas

 

Cara berjalan juga memengaruhi kenyamanan saat membawa tas. Beberapa orang tanpa sadar memiringkan badan atau mengangkat salah satu bahu agar tas tidak mudah melorot. Kebiasaan tersebut membuat otot bekerja terus-menerus sehingga rasa pegal muncul lebih cepat. Usahakan berdiri dan berjalan dengan posisi tubuh yang tegak serta bahu tetap rileks. Hindari membungkuk terlalu lama, terutama saat membawa tas yang cukup berat. Posisi tubuh yang baik membantu mendistribusikan beban dengan lebih seimbang sehingga tekanan pada bahu tidak berlebihan.

 

Pilih Tas dengan Tali yang Nyaman

 

https://www.instagram.com/merche.id/

 

Saat membeli tas, banyak orang lebih fokus pada desain dibandingkan kenyamanannya. Padahal, bentuk tali juga berpengaruh terhadap rasa nyaman saat digunakan. Tali yang terlalu tipis cenderung memberikan tekanan pada area bahu dalam titik yang lebih sempit sehingga terasa lebih cepat sakit ketika membawa beban. Sebaliknya, tali yang lebih lebar dan memiliki bantalan umumnya dapat menyebarkan tekanan ke area yang lebih luas sehingga terasa lebih nyaman, terutama jika tas digunakan dalam waktu lama. Untuk tas ransel yang sering dipakai membawa laptop atau buku, pilih model dengan tali bahu yang cukup lebar dan empuk agar beban terasa lebih ringan.

 

Sesuaikan Isi Tas dengan Kapasitasnya

 

Tas yang dipenuhi barang hingga benar-benar penuh biasanya akan berubah bentuk dan terasa jauh lebih berat saat digunakan. Selain membuat resleting bekerja lebih keras, kondisi ini juga dapat mengubah distribusi beban sehingga tas menjadi kurang nyaman dipakai. Bila sering membawa banyak perlengkapan, sebaiknya gunakan tas dengan ukuran yang memang dirancang untuk kebutuhan tersebut daripada memaksakan tas berukuran kecil. Dengan kapasitas yang sesuai, barang dapat tersusun lebih rapi dan beban terasa lebih stabil saat dibawa.

 

Jangan Mengangkat Tas dengan Gerakan Mendadak

 

Banyak orang langsung mengangkat tas berat ke bahu dengan satu gerakan cepat. Padahal, gerakan mendadak seperti ini dapat membuat otot bahu menerima tekanan secara tiba-tiba. Jika tas terasa cukup berat, angkat terlebih dahulu menggunakan kedua tangan, lalu kenakan secara perlahan. Cara ini membantu mengurangi hentakan pada otot bahu dan lengan. Kebiasaan sederhana tersebut mungkin terlihat sepele, tetapi bisa membuat tubuh terasa lebih nyaman, terutama jika dilakukan setiap hari.

 

Dengarkan Sinyal dari Tubuh

 

Rasa pegal sesekali setelah membawa tas cukup lama masih tergolong wajar. Namun, jika nyeri muncul terus-menerus, semakin berat, disertai kesemutan, mati rasa, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya jangan diabaikan. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa beban yang dibawa terlalu berat, cara memakai tas kurang tepat, atau ada masalah lain pada otot maupun sendi yang perlu diperiksa oleh tenaga kesehatan. Karena itu, jangan memaksakan diri terus membawa tas berat apabila tubuh sudah memberikan tanda tidak nyaman.

 

Membawa Tas dengan Cara Tepat Membuat Aktivitas Lebih Nyaman

 

https://www.instagram.com/jansport/

 

Tas memang dirancang untuk memudahkan membawa berbagai kebutuhan sehari-hari. Namun, manfaat tersebut akan terasa optimal jika digunakan dengan cara yang benar. Memilih jenis tas yang sesuai, mengurangi barang yang tidak diperlukan, mengatur posisi beban, menggunakan kedua tali pada tas ransel, serta rutin mengganti sisi bahu saat memakai tas selempang merupakan langkah-langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi rasa pegal. Meskipun terlihat sepele, kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut dapat memberikan perbedaan yang cukup besar, terutama bagi orang yang setiap hari membawa tas ke sekolah, kampus, kantor, atau saat bepergian. Dengan membawa tas secara lebih bijak, bahu akan terasa lebih nyaman sehingga aktivitas sehari-hari pun dapat dijalani dengan lebih ringan dan menyenangkan.

Share Intelligence

Related Intelligence

Next Entry

Tips dan Trik Mengatasi Burnout Menjalankan Tugas IRT

Next Entry

Cara Mencegah Garis Merah, Biru, Ungu, atau Putih di Layar HP, Kenali Penyebab serta Solusi yang Tepat

Next Entry

Tips Mengetahui dan Menghindari Cinta Sepihak